
Ilustrasi pekerja lepas. (Freepik)
JawaPos.com - Perkembangan teknologi digital dan internet telah membawa perubahan besar pada pola kerja dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi pasca pandemi Covid-19 turut mempercepat tren bekerja secara fleksibel, memungkinkan masyarakat bekerja dari mana saja tanpa harus hadir di kantor.
Dari situ, lahirlah pola kerja baru seperti digital nomad, digital freelance, serta berbagai profesi lepas di beragam bidang yang menawarkan fleksibilitas waktu dan lokasi.
Di balik meningkatnya peluang kerja tersebut, pekerja lepas juga dihadapkan pada tantangan dalam mengelola keuangan, terutama karena karakter pendapatan yang tidak tetap.
Menanggapi hal ini, Febri Rusli, Digital Banking Product & Innovation Head SMBC Indonesia, mengungkap cara menyikapi tantangan pada kondisi finansial terutama karena penghasilan yang tidak tetap atau fluktuatif setiap bulannya.
“Karena itu, perencanaan finansial menjadi krusial, mulai dari mengelola arus kas, menyiapkan dana darurat dan proteksi, hingga menetapkan tujuan finansial jangka panjang. Kelas finansial ini diharapkan dapat menjadi bekal praktis bagi pekerja lepas dalam mewujudkan kondisi finansial yang lebih baik,” ujar Febri dalam kelas finansial dengan tema "Cara Jenius Kelola Keuangan untuk Pekerja Lepas” di Jakarta, Jumat (19/12).
Dalam kesempatan tersebut, Jenius juga menghadirkan Budi Raharjo, Certified Financial Planner sekaligus Director & Co-Founder Oneshildt Financial Planning, yang membagikan pandangan serta strategi pengelolaan keuangan khusus bagi pekerja lepas.
Dia mengungkapkan pentingnya membangun kebiasaan finansial yang disiplin, mulai dari menghitung pengeluaran tetap bulanan, mengelola arus kas, menyiapkan dana darurat dan proteksi, hingga memilih instrumen investasi sesuai profil risiko masing-masing.
Menurut Budi, tantangan terbesar bagi pekerja lepas bukan terletak pada besar kecilnya pendapatan, melainkan pada konsistensi dalam mengelolanya.
“Pendapatan yang fluktuatif tetap bisa diatur dengan baik. Perencanaan yang sederhana namun konsisten dapat membantu kondisi finansial tetap stabil meskipun pendapatan tidak menentu. Kuncinya adalah disiplin dalam mengelola pengeluaran, menjaga arus kas tetap positif, memiliki dana darurat, dapat membedakan mana kebutuhan dan keinginan, serta fokus pada pengembangan diri dan peluang baru,” jelas Budi.
Ia pun membagikan sejumlah langkah praktis yang dapat diterapkan pekerja lepas untuk mengelola keuangan dengan lebih cerdas.
Langkah awal adalah mengevaluasi kondisi finansial dengan meninjau rata-rata pendapatan dalam 3-6 bulan terakhir, menghitung biaya hidup atau pengeluaran tetap bulanan, serta memantau arus kas. Dari situ, pekerja lepas disarankan menyisihkan dana cadangan untuk mengantisipasi fluktuasi pendapatan.
Langkah berikutnya adalah mengatur pola pengeluaran dengan membedakan kebutuhan dan keinginan, menyusun skala prioritas, serta memisahkan rekening pribadi dan usaha.
Selain itu, penting untuk menyiapkan dana darurat, memiliki proteksi diri yang aktif, berinvestasi sesuai profil risiko, serta terus berfokus pada pengembangan diri dan penciptaan peluang baru.
Sementara itu, Jenius menghadirkan berbagai fitur inovatif untuk membantu pekerja lepas mengelola keuangan. Fitur tersebut mencakup x-Card, Kartu Debit Virtual, dan Kartu Kredit Utama (d-Card) untuk mendukung kebutuhan operasional usaha, termasuk berlangganan platform atau tools digital.
Jenius juga menyediakan Moneytory untuk memantau pemasukan dan pengeluaran, serta Creditbility yang memungkinkan pengelolaan kelayakan kredit untuk berbagai produk seperti Paylater, Flexi Cash, dan Kartu Kredit Jenius. Flexi Cash sendiri dapat dimanfaatkan sebagai dana fleksibel guna menjaga kelancaran arus kas.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
