
Ilustrasi lambang Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
JawaPos.com - Bank Pembangunan Daerah (BPD) merupakan pilar penting penggerak ekonomi di wilayah. Sebagai lembaga intermediasi, penting untuk terus melakukan transformasi. Agar resilien, sehat, serta mengedepankan perlindungan nasabah.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae menyampaikan, rata-rata pertumbuhan aset BPD sebesar 7,29 persen Year-on-Year (YoY). Sedangkan penyaluran kredit tumbuh 6,82 persen secara tahunan. Untuk dana pihak ketiga (DPK) naik 7,3 persen YoY.
"Menunjukkan daya tarik masyarakat terhadap BPD sebagai lembaga keuangan kepercayaan di daerah. Meski menghadapi keterbatasan struktural, BPD terbukti mampu menjaga kinerja intermediasi dan ketahanan perbankan dengan baik. Peran strategis BPD sebagai mitra pemerintah daerah menjadikannya lokomotif pembangunan dan inklusi keuangan di seluruh pelosok negeri," kata Dian, Selasa (26/8).
Sinergi dan Konsolidasi jadi Kunci
OJK mendorong sinergi antar BPD melalui pembentukan kelompok usaha bersama (KUB). Yang diharapkan dapat memperkuat resiliensi dan meningkatkan daya saing BPD melalui sinergi antara induk dengan anggota KUB. Seiring potensi untuk memperkuat struktur perekonomian daerah.
Penguatan peran BPD juga diharapkan dapat terlaksana dalam bentuk konsolidasi BPR yang dimiliki oleh pemerintah daerah/kota. Menurut Dian, transformasi BPD bukan lagi pilihan. Melainkan keharusan.
"Dengan dukungan pemegang saham, direksi, dan dewan komisaris, BPD diharapkan mampu mewujudkan sebagai regional champion melalui sinergi, kolaborasi, dan berinovasi demi memperkuat perekonomian daerah sekaligus menopang daya saing nasional," harapnya.
Perkuat Infrastruktur Keamanan Siber
Dian menekankan pentingnya perhatian khusus dari pemegang saham dan pengurus BPD untuk melakukan investasi infrastruktur dan sumber daya teknologi informasi. Terutama dalam aspek keamanan dan ketahanan siber. OJK melalui Panduan Digital Resilience telah menyediakan kerangka yang dapat digunakan bank untuk meningkatkan aspek keamanan siber dan daya tahan bisnis secara menyeluruh.
"Agar bank mampu tetap beroperasi, beradaptasi, dan bertahan menghadapi disrupsi maupun perubahan mendadak dalam dunia usaha," tandasnya.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
