
ilustrasi perencanaan keuangan
JawaPos.com – Kehabisan uang sebelum akhir bulan. Banyak anak kos terjebak dalam kesalahan keuangan yang sama dan mereka kerap tidak menyadari dampaknya. Apakah kamu salah satunya?
Ada banyak kesalahan umum dalam mengelola keuangan. Namun, kesalahan itu dapat diatasi dengan sejumlah solusi.
Menurut A.C. Pigou dalam The Veil of Money (1949), uang adalah alat tukar yang universal. Namun mengelola keuangan dengan bijak seringkali lebih penting daripada sekadar menghasilkan uang. Berikut kesalahan keuangan anak kos yang sering terjadi dan solusi tepat mengelolanya sebagaimana yang dikutip dari laman djkn.kemenkeu.go.id.
1. Kurangnya anggaran yang terencana
Banyak anak kos tidak memiliki anggaran yang jelas untuk pengeluaran bulanan. Solusinya, buatlah anggaran tertulis untuk mengatur pengeluaran setiap bulan dan patuhi rencana tersebut.
2. Belanja berlebihan di awal bulan
Kebiasaan berbelanja besar setelah menerima uang bulanan sering kali menyebabkan kehabisan uang lebih cepat. Sebaiknya, alokasikan dana secara bertahap untuk setiap kebutuhan agar tidak boros di awal bulan.
3. Tidak memprioritaskan kebutuhan utama
Anak kos sering kali mendahulukan keinginan daripada kebutuhan utama, seperti makanan atau biaya transportasi. Prioritaskan pengeluaran esensial terlebih dahulu, seperti kebutuhan sehari-hari dan tagihan, sebelum mengalokasikan dana untuk hal-hal lain.
4. Kurang disiplin dalam menabung
Banyak yang mengabaikan pentingnya menabung karena merasa uang saku tidak cukup. Sisihkan sedikit uang setiap bulan, walaupun hanya 5-10% dari pendapatan, untuk menumbuhkan kebiasaan menabung sejak dini.
5. Mengandalkan pinjaman tanpa perencanaan
Meminjam uang tanpa rencana yang jelas sering kali membuat anak kos terlilit utang. Sebelum meminjam, pastikan sudah memiliki rencana pembayaran yang matang dan hanya meminjam saat benar-benar dibutuhkan.
6. Tidak memiliki dana darurat
Tanpa dana darurat, anak kos rentan terhadap pengeluaran mendadak yang tidak terduga. Sisihkan sebagian uang untuk dana darurat agar siap menghadapi situasi tak terduga seperti kebutuhan medis atau keperluan mendesak lainnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
