
Guru Besar UIN Ar-Raniry Kamaruzzaman (kiri) menjadi salah satu pembicara forum AICIS 2024 di UIN Walisongo Semarang (3/2)
JawaPos.com-Perkembangan penggunaan mata uang kripto sebagai aset dan nilai tukar, jadi salah satu bahasan dalam rangkaian AICIS 2024 di UIN Walisongo, Semarang. Dalam diskusi itu dinyatakan pembahasan aset kripto, harus lebih luas. Tidak dalam rangka menghakimi halal atau haram.
Menurut Kamaruzzaman, kemajuan teknologi tidak hanya menghadirkan alat tukar baru. Tetapi juga bakal merambah dunia pendidikan. "Misalnya ada pesantren digital atau pesantren virtual," katanya. Ustad atau guru yang mengajar dilakukan oleh teknologi robotika. Serta perkembangan-perkembangan lainnya. (*)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
