Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 Maret 2019 | 04.28 WIB

Intip 7 Tips Rahasia Kaya Raya Dari Warren Buffett

Warren Buffett - Image

Warren Buffett

JawaPos.com - Investor sukses Warrent Buffet sudah menunjukkan minat yang tinggi pada bisnis dan keuangan sejak usia yang ke-11. Buffet kecil saat itu membeli 3 saham Cities Service yang pada kala itu seharga USD 38. Tak lama setelah itu, saham tersebut turun menjadi USD 27.


Merasa ketakutan, Warren menjual sahamnya ketika sudah bernilai USD 40. Namun tak lama kemudian Warren mengalami penyesalan paling besar di dalam hidupnya, karena Cities Service melonjak menjadi USD 200.


Kejadian ini mengajari suatu pengalaman hidup yang tak dapat dilupakan yaitu kesabaran.Berdasarkan data Forbes, salah satu orang terkaya di dunia itu memiliki total kekayaan sebesar USD 82,9 miliar atau setara sekitar Rp 1.161,8 triliun per Desember 2018.


Meskipun begitu kekayaannya ini tidak membuatnya tinggi hati, ia terkenal akan gaya hidupnya yang sederhana, sekaligus dermawan. Dia pernah menyumbangkan separuh kekayaannya untuk yayasan sosial Melinda Gates (istri dari Bill Gates) untuk memerangi penyakit Malaria.


Mengutip situs resmi cermati.com, ada 7 tips sukses dari pengalamannya yang bisa kita ikuti.


1. Investasikan Keuntungan Anda


Ketika bisnis atau investasi milik Anda sedang mengalami keuntungan, atau katakanlah baru saja mendapat gajian, jangan langsung tergoda untuk membelanjakannya dengan boros. Memang godaannya sangat besar. Namun pikirkanlah untuk jangka panjangnya. Warren Buffet menyarankan untuk menginvestasikan keuntungan tersebut.


Darimana ia dapat menyimpulkan hal tersebut? Tentunya dari pengalaman. Pada masa SMA, Buffet yang masih remaja membeli mesin pembuat pin, dimana keuntungan dari pembuatan pin tersebut ia gunakan untuk membeli mesin pembuat pin lainnya, sehingga pada akhirnya ia pun memiliki mesin pembuat pin sebanyak 8 mesin.


2. Jangan Takut Menjadi Berbeda


Tips kedua yang Warren sarankan adalah untuk tidak takut menjadi berbeda dari yang lain. Jika orang lain mengambil suatu keputusan, jangan mengikutinya begitu saja. Warren terkenal sering berinvestasi pada bisnis yang sedang lesu walaupun rekan kerja lainnya sudah meninggalkan bisnis tersebut dan menyarankannya untuk berhenti, dengan anggapan bahwa investasi tersebut akan gagal.


Mengapa? Karena ia telah melakukan riset, dan ia tahu kalau bisnis tersebut memiliki potensi yang baik di masa depan. Biasanya, keputusan Warren selalu tepat.


Dari sinilah ia bisa berpesan, ketika kita mengambil keputusan, selalu ambil langkah berdasarkan ketetapan yang kita tentukan sendiri di dalma hati kita, bukannya berdasarkan penilaian pihak luar. Tentunya diimbangi dengan riset dan observasi yang teliti sebelumnya, ya.


3. Jangan Jadi “Penghisap Jempol”


Riset dan pengumpulan data harus selalu kita lakukan sebelum melakukan investasi atau bisnis baru. Warren Buffet selalu mempelajari sendiri semua hal berkaitan dengan bisnis yang mau atau sedang ia jalani. Tindakan ini pun harus dilakukan dengan cepat tanpa membuang-buang waktu.


Warren Buffet memang terkenal akan kemampuannya untuk mengambil keputusan yang cepat namun akurat. Maka dari situlah keluar sebutan “penghisap jempol” dari beliau, untuk mengatakan orang-orang yang hanya duduk dan berpikir terlalu lama, sehingga membuang waktu dan tidak bertindak. Warren tidak pernah membuang waktunya dengan sia-sia. Selalu ia gunakan untuk membaca dan mempelajari situasi pasar.

Editor: Saugi Riyandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore