
Ilustrasi penukaran mata uang di sebuah money changer
JawaPos.com - Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) diharapkan dapat lebih terbatas untuk menahannya dari pelemahan yang lebih dalam.
Menurut analis PT Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan, meski rupiah telah berada di area batas bawah atau supportnya namun, belum terlihat adanya indikasi pembalikan arah menguat.
Reza menjelaskan, laju EUR yang masih kembali melemah seiring kondisi politik di Italia dimana belum adanya mayoritas partai yang memenangi pemilihan umum membuat laju USD berkesempatan untuk kembali menguat.
Di sisi lain, minimnya sentimen positif dari sisi moneter membuat rupiah belum menemukan peluang untuk kembali terapresiasi.
“Akibatnya nilai tukar rupiah masih berpotensi melemah," ujarnya di Jakarta, Selasa (6/2).
Dia memperkirakan, rupiah akan bergerak dengan kisaran pada kisaran support 13.766 dan batas atas atau resisten 13.745.
“Tetap cermati dan waspada masih adanya pelemahan lanjutan,” tandasnya.

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
