
Ilustrasi mengatur pendapatan dan pengeluaran sepanjang bulan puasa
JawaPos.com - Bulan suci Ramadan sudah ada di depan mata, bulan yang dinanti bagi umat Muslim di penjuru dunia. Ada baiknya, kita mulai mempersiapkan anggaran karena pengelolaannya tentu akan berbeda dari biasanya.
Mengutip situs resmi halomoney.co.id, ada lima tips cerdas yang bisa diikuti dalam mengelola keuangan menyambut bulan Ramadan, berikut agar arus kas kamu tidak sampai jebol:
1. Pengaturan anggaran belanja
Jika kamu sudah terbiasa membuat anggaran belanja bulanan, maka kemungkinan besar kamu perlu mengubah susunan anggaranmu selama bulan puasa tergantung pola kegiatanmu.
Sebagai contoh, kamu biasa menganggarkan Rp 400 ribu untuk makan di hari biasa dan Rp 200 ribu di akhir pekan. Buatlah anggaran makan di hari biasa menjadi sekitar Rp 500 ribu (berjaga-jaga untuk seringnya acara buka bersama, sahur bersama, dan sebagainya) dan kurangi makan di akhir pekan menjadi Rp 100 ribu.
Bahkan, kalau kamu bisa lebih hemat, kamu bisa mengalokasikan kelebihan anggaran bulanan kamu untuk ditabung atau dialokasikan untuk pengeluaran lain
2. Persiapan untuk belanja bahan makanan belanja bahan makanan
Ketika memasuki bulan puasa, harga-harga bahan makanan cenderung naik tinggi. Salah satu cara untuk mengakalinya adalah dengan mencicil berbagai bahan makanan tersebut. Untuk bumbu dan bahan dasar yang memang awet lama seperti gula, garam, tepung terigu, dan beras sebaiknya dibeli sebelum memasuki bulan puasa. Pastikan berbagai bahan makanan disimpan dalam tempat yang baik agar kualitasnya tetap terjaga.
Kamu bisa juga menggunakan makanan kering seperti kering tempe atau abon yang juga tahan disimpan lama sekaligus praktis. Lumayan untuk variasi lauk saat sahur.
3. Persiapan untuk pengeluaran zakat
Untuk zakat Fitrah, sebaiknya sudah mulai dialokasikan sebelum memasuki bulan puasa agar budget bulanan yang kamu siapkan sebelumnya tidak terganggu. Pisahkan pengeluaran zakat di rekening yang berbeda dari sehari-hari atau simpan secara tunai di rumah di tempat yang aman. Kamu bisa menyalurkan ke badan amal zakat atau masjid segera saat memasuki bulan Ramadan untuk mencegah kemungkinan terpakainya uang tersebut.
Hal ini juga berlaku jika kamu ingin menyalurkan zakat Maal. Persiapan dilakukan sebelum memasuki bulan puasa agar budget bulan puasa kamu tidak terganggu.
4. Belanja bingkisan Lebaran
Bagi kamu yang terbiasa memberikan bingkisan Lebaran kepada keluarga atau saudara, sebaiknya belilah bingkisan tersebut jauh-jauh hari. Semakin mendekati hari Lebaran, semakin tinggi pula harga bingkisan Lebaran yang ditetapkan oleh toko dan penjual bingkisan. Hal ini juga berlaku jika kamu seorang atasan di kantor atau bisnis milikmu. Belanjalah dari jauh hari untuk menghemat pengeluaranmu.
Keuntungan lain belanja bingkisan Lebaran sejak awal adalah lebih leluasa dalam berbelanja karena pusat perbelanjaan cenderung penuh menjelang Lebaran.
5. Persiapan mudik

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
