Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 7 Februari 2018 | 14.05 WIB

Menguji Ketahanan Rupiah di Tengah Penguatan Dolar AS, Ini Proyeksinya

Ilustrasi perdagangan nilai tukar di sebuah money changer - Image

Ilustrasi perdagangan nilai tukar di sebuah money changer

JawaPos.com - Perdagangan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hari ini sepertinya masih akan melanjutkan tren pelemahannya akibat terapresiasinya dolar Paman Sam yang menahan rupiah bergerak naik.


Analis PT Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menjelaskan, aksi jual yang terjadi pada pasar global berimbas pada pergerakan sejumlah mata uang, termasuk rupiah yang masih kembali melemah.


“Terapresiasinya USD membuat pergerakan rupiah kembali mengalami penurunan,” ujarnya di Jakarta, Rabu (7/2).


Menurutnya, adanya sentimen positif dari dalam negeri terhalangi dengan sentimen kekhawatiran akan kenaikan agresif suku bunga The Fed sehingga membuat Rupiah kembali berada di zona merah.


Pelemahan rupiah ini pun, kata Reza, mendapat imbas tekanan pada EUR, GBP, dan mata uang hard curreny lainnya terhadap USD.


Pihaknya berharap, agar pelemahan rupiah hari ini dapat tertahan sehingga todak terperosok lebih dalam lagi. “Diperkirakan pelemahan ini masih dimungkinkan terjadi pada Rupiah kecuali kenaikan USD mulai terbatas sehingga Rupiah tidak melemah lebih dalam,” imbuhnya.


Reza mengatakan, laju rupiah berada di bawah target batas bawah (support) 13.532, dana kan bergerak di kisaran support 13.600 dan batas atas (resisten) 13.540.


“Tetap waspada berbagai sentimen yang dapat memicu pelemahan kembali,” tandasnya.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore