
FGD bertema Tantangan dalam Penguatan Ekosistem Keberlanjutan di Indonesia ini, diselenggarakan di Grha Akuntan, Jakarta. (Istimewa)
JawaPos.com – Pengembangan ekosistem keberlanjutan yang kredibel, berdampak dan berdaya tahan terus dikembangkan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) guna memperkuat kualitas praktik keberlanjutan perusahaan sekaligus meningkatkan kepercayaan pasar terhadap transparansi serta akuntabilitas pelaporan keberlanjutan di Indonesia.
Ketua Indonesia Sustainability Reporting Forum (ISRF), Ignasius Jonan, menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan ekosistem keberlanjutan yang tidak berhenti pada komitmen, tetapi mampu menghasilkan dampak nyata dan nilai jangka panjang.
“Melalui ISRF, IAI mendorong integrasi keberlanjutan serta menyelaraskan langkah dan mempercepat kontribusi menuju pencapaian Indonesia Net Zero Emission 2060,” ujar Jonan, yang juga merupakan Dewan Penasihat IAI dan Menteri Kabinet Kerja periode 2014-2019.
Sejalan dengan itu, Ketua Dewan Pengurus Nasional (DPN) IAI, Ardan Adiperdana, menyampaikan bahwa IAI memandang keberlanjutan sebagai agenda transformasi praktik bisnis, bukan sekadar kewajiban pelaporan.
ISRF dihadirkan sebagai forum pembelajaran bersama yang berbasis pengalaman implementasi, dialog kebijakan, serta perumusan solusi praktis yang dapat diadopsi oleh dunia usaha dan sektor jasa keuangan. Pendekatan ini diharapkan dapat menjembatani kesenjangan antara target keberlanjutan dan pelaksanaannya di tingkat organisasi.
ISRF merupakan forum kolaborasi lintas pemangku kepentingan yang melibatkan regulator, pelaku usaha, sektor jasa keuangan, asosiasi, investor, akademisi, serta mitra internasional. Fokus ISRF mencakup integrasi keberlanjutan dalam strategi dan tata kelola, pengelolaan risiko dan peluang keberlanjutan—khususnya risiko iklim—hingga transparansi informasi dan kesiapan sistem pendukung seperti data, metodologi, dan asurans.
Keberadaan ISRF menjadi semakin relevan di tengah meningkatnya kompleksitas risiko keberlanjutan yang memengaruhi operasi, rantai pasok, biaya dan akses pembiayaan, serta reputasi perusahaan. IAI menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif sebagai mitra strategis regulator, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya dalam memperkuat praktik keberlanjutan di Indonesia.
IAI meyakini bahwa kepercayaan pasar dibangun melalui standar yang kredibel, kompetensi profesional yang kuat, dan kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan—fondasi penting bagi terciptanya ekosistem ekonomi nasional yang tangguh dan berdaya saing global.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
