Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 10 Juli 2025 | 16.48 WIB

BNI Getol Biayai Proyek-proyek PLTS hingga Biogas, Green Financing Sentuh Rp 13,37 Triliun

PLTS Nusa Penida. (Dok. PLN Indonesia Power) - Image

PLTS Nusa Penida. (Dok. PLN Indonesia Power)

JawaPos.com - Pembiayaan hijau perbankan terus tumbuh. Sehingga mampu mendorong program transisi energi nasional. Porsi penyaluran kredit PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) terhadap sektor-sektor energi bersih semakin besar.

Hingga Mei 2025, portofolio pembiayaan hijau BNI mencapai Rp 13,37 triliun. Jumlah tersebut setara dengan 18,19 persen dari total portofolio kredit hijau BNI. Angka ini tumbuh 2,9 persen secara Year-to-Date (YtD).

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menuturkan, pertumbuhan pembiayaan hijau didorong oleh ekspansi ke proyek-proyek energi bersih. Seperti pembangkit listrik tenaga surya, tenaga angin, tenaga air, dan biogas. Di sisi lain, BNI mengurangi porsi pembiayaan ke sektor migas dan batu bara.

"Bagian dari strategi berkelanjutan BNI untuk mengelola eksposur terhadap sektor dengan intensitas karbon tinggi, kami terus mengurangi porsi pembiayaan untuk sektor migas dan batubara. Sebaliknya, pembiayaan untuk sektor energi terbarukan terus kami tingkatkan," kata Okki, Rabu (9/7).

Bank pelat merah itu melihat potensi pembiayaan di sektor green energy sangat menjanjikan. Hal ini tidak terlepas dari kebutuhan global dan nasional terhadap energi yang lebih bersih dan efisien. Sejalan dengan peta jalan Net Zero Emission 2060 dan taksonomi hijau dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain itu, BNI juga memperkuat berbagai instrumen pendanaan. Antara lain, penerbitan green bonds, serta penerapan prinsip environmental, social, and governance (ESG) dalam proses pembiayaan. Selain itu, BNI telah melaksanakan uji ketahanan risiko iklim terhadap 50 persen portofolio kredit di 2024.

"Inisiatif ini akan diperluas hingga mencakup 100 persen portofolio kredit pada 2025," terangnya.

Okki menegaskan perseroan berkomitmen untuk mendorong transisi energi yang inklusif. Termasuk kesiapan dalam menghadapi potensi risiko perubahan iklim. Sekaligus meningkatkan ketahanan dan daya saing di era ekonomi hijau.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore