Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 Agustus 2024 | 01.52 WIB

Bank DKI Catatkan Pembiayaan Rp 53,56 Triliun di Semester I 2024, Fokus Tingkatkan Portfolio UMKM

Ilustrasi pelaku usaha UMKM menjadi salah satu fokus pembiayaan Bank DKI. (Istinewa) - Image

Ilustrasi pelaku usaha UMKM menjadi salah satu fokus pembiayaan Bank DKI. (Istinewa)

JawaPos.com - Fokus pada peningkatan portfolio Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Bank DKI berhasil mencatatkan kredit dan pembiayaan sebesar Rp 5,41 triliun per Juni 2024, tumbuh sebesar 22,78% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp4,41 triliun.

Pertumbuhan kredit dan pembiayaan segmen UMKM mendorong oleh peningkatan proporsi kredit UMKM secara kumulatif menjadi sebesar 10,11% dari total kredit dan pembiayaan Bank DKI periode Juni 2024 yang tercatat sebesar Rp53,56 triliun.

Direktur Utama Bank DKI, Agus H. Widodo dalam keterangan tertulisnya di Jakarta (30/07) mengatakan bahwa dalam strategi ekspansi kredit, Perseroan memprioritaskan pada penyaluran kredit secara berkualitas dan mengutamakan prinsip kehati-hatian.

”Pengaturan portofolio kredit yang berorientasi pada segmen UMKM, dan pengawasan secara ketat untuk memastikan kualitas aset yang optimal,” tandasnya.

Secara keseluruhan, penyaluran kredit dan pembiayaan Bank DKI per Juni 2024 mencapai sebesar Rp53,56 triliun meningkat 6,88% dari periode sebelumnya yang tercatat sebesar Rp50,11 triliun.

Direktur Keuangan & Strategi Bank DKI, Romy Wijayanto menjelaskan, pendapatan bunga Bank DKI hingga Juni 2024 tumbuh sebesar 4,95% menjadi Rp2,77 triliun, dari Rp2,64 triliun pada Juni 2023.

Namun di sisi lain seiring tren peningkatan suku bunga perbankan, beban bunga Bank DKI juga mengalami peningkatan sebesar 11,53% menjadi sebesar Rp1,43 triliun pada Juni 2024, dari Rp1,29 triliun di Juni 2023.

“Tren kenaikan suku bunga, diantisipasi oleh Bank DKI dengan strategi manajemen likuiditas diantaranya menjaga kualitas dan yield kredit pada level yang sehat untuk mengimbangi biaya dana.” jelas Romy.

Romy juga menyampaikan, ditengah berlangsungnya periode suku bunga yang tinggi (higher for longer), Bank DKI menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) periode Juni 2024 mencapai sebesar Rp65,18 triliun, terdiri atas Giro sebesar Rp12,48 triliun, Tabungan sebesar Rp10,99 triliun, dan Deposito sebesar Rp41,70 triliun.

Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi menambahkan Bank DKI senantiasa mendukung sektor UMKM dengan turut sertasebagai Bank Penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore