
Ilustrasi penukaran uang di sebuah money changer
JawaPos.com - Nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) makin terpuruk hingga menembus batas psikologis level 14.700. Analis pasar modal Lucky Bayu Purnomo memprediksi penguatan dolar terhadap Rupiah kembali akan memasuki babak baru.
Menurutnya, dengan menguatnya kinerja dolar sejak awal bulan Januari 2018 di level Rp 13.200, memberikan keterangan bahwa kinerja dolar paman Sam berada dalam kondisi up trend.
“Sehingga trend yang terbentuk tersebut memiliki jangka menengah dan jangka panjag pada level Rp 15.050 hingga Rp 15.125 mendatang,” ujarnya seperti diberitakan Minggu (2/9).
Lucky mengatakan, terdapat beberapa sentimen yang dapat menjadi pertimbangan dalam taraf kepastian tersebut, selain berasal dari global maupun dalam negeri
Pertama, dilihat dari sisi pasar sebagaimana yang diketahui Rupiah spot market telah menguji level Rp 14.860 (31 Agustus 2018). Hal tersebut memberi sinyal bahwa apresiasi pasar cenderung memberikan sentiment positif terhadap kinerja mata uang US Dollar di bandingkan apresiasi pasar terhada mata uang Garuda yaitu Rupiah.
Kedua, hasil angka pertumbuhan ekonomi yang berada pada level 5,27 persen pada triwulan kedua 2018, memberikan pesan bahwa trend pertumbuhan ekonomi masih berada pada rata rata 5 persen sehingga pasar cenderung membatasi sikap dan perhatian transaksi terhadap mata uang Rupiah.
Ketiga, perkembangan transaksi terutama dalam transaksi jual beli instrument pasar, antara lain pasar uang, maka pendekatan dan implementasi antara praktik dan teori, market microstructure menjadi bagian penting dan intisari dalam menentukan sikap transaksi.
Ke empat, terbentuknya harga. Likuiditas pasar merupakan salah satu faktor penting dari terbentuknya suatu harga, lebih jauh dengan trend likuiditas, maka suatu harga dapat di temukan melalui bentuk proyeksi dan target.
“Momentum ini dapat dijadikan peluang oleh pemerintah untuk mengatasi persoalan trend menguatnya nilai tukar US Dollar terhadap Rupiah, dengan memberikan pandangan kepada BUMN melakukan upaya lindung nilai atau hedging," pungkasnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
