
Sandwich yang melambangkan akan generasi roti lapis.
JawaPos.com - Sandwich generation mulai dikenal pada abad ke-20 karena perubahan rentan usia antara yang lebih tua untuk melahirkan seorang anak.
Sandwich generation dikenal dengan sebutan generasi roti lapis, generasi roti apit, generasi terjepit.
Generasi terjepit ini dalam artian orang dewasa yang merawat generasi atas yaitu orang tuanya sekaligus merawat generasi bawah tidak lain anaknya.
Sandwich generation menjadi fenomena yang marak terjadi bagi sebagian besar orang yang masih memiliki tanggungan merawat orang tuanya dan anaknya dalam waktu yang bersamaan.
Sandwich generation mulai diperkenalkan oleh Dorothy A. Miller seorang profesor sekaligus direktur praktikum dari Universitas Kentucky tahun 1981 dalam sebuah jurnal berjudul "The Sandwich Generation: Adult Children of the Aging".
Seseorang yang menjadi bagian dari sandwich generation perlunya menjalin komunikasi dengan keluarganya mengenai finansial.
Hal ini bertujuan untuk meminimalisir persoalan keuangan dan juga mengakibatkan stres karena memikirkan masalah keuangan.
Apabila komunikasi kurang terjaga, akan membuat generasi sandwich ini menjadi kebingungan dan bisa menyebabkan burnout.
Fenomena sandwich generation biasanya turun temurun, kemungkinan anak yang diturunkan akan mengalami hal yang sama.
Selain itu generasi sandwich ini dikarenakan kurangnya kesiapan dalam kebutuhan masa depan seperti mengatur keuangan, pengeluaran yang tinggi dan pendapatan yang terbilang rendah.
Pendapatan yang tergolong rendah sedangkan masih membantu finansial orang tua, keluarga sendiri dan kebutuhan sekolah anak menjadi tantangan tersendiri bagi sandwich generation.
Penyebab dari sandwich generation tidak lain karena kemampuan finansial.
generasi sandwich pada masa mudanya kurang menyiapkan finansial untuk masa tuanya menjadi salah satu permasalahan utama.
Pada masa muda seseorang cenderung berperilaku konsumtif yang tidak terkontrol.
Pendapatan yang minim dan pengeluaran yang tinggi tidak bisa dicegah. Perilaku ini membuat rencana finansial menjadi terhambat.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
