Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 2 Oktober 2023 | 23.13 WIB

Terjepit di Antara Dua Generasi, Sandwich Generation Wajib Tahu Cara Mengelola Finansial

Sandwich  yang melambangkan akan generasi roti lapis. - Image

Sandwich yang melambangkan akan generasi roti lapis.

JawaPos.com - Sandwich generation mulai dikenal pada abad ke-20 karena perubahan rentan usia antara yang lebih tua untuk melahirkan seorang anak.

Sandwich generation dikenal dengan sebutan generasi roti lapis, generasi roti apit, generasi terjepit.

Generasi terjepit ini dalam artian orang dewasa yang merawat generasi atas yaitu orang tuanya sekaligus merawat generasi bawah tidak lain anaknya.

Sandwich generation menjadi fenomena yang marak terjadi bagi sebagian besar orang yang masih memiliki tanggungan merawat orang tuanya dan anaknya dalam waktu yang bersamaan.

Sandwich generation mulai diperkenalkan oleh Dorothy A. Miller seorang profesor sekaligus direktur praktikum dari Universitas Kentucky tahun 1981 dalam sebuah jurnal berjudul "The Sandwich Generation: Adult Children of the Aging".

Seseorang yang menjadi bagian dari sandwich generation perlunya menjalin komunikasi dengan keluarganya mengenai finansial.

Hal ini bertujuan untuk meminimalisir persoalan keuangan dan juga mengakibatkan stres karena memikirkan masalah keuangan.

Apabila komunikasi kurang terjaga, akan membuat generasi sandwich ini menjadi kebingungan dan bisa menyebabkan burnout.

Fenomena sandwich generation biasanya turun temurun, kemungkinan anak yang diturunkan akan mengalami hal yang sama.

Selain itu generasi sandwich ini dikarenakan kurangnya kesiapan dalam kebutuhan masa depan seperti mengatur keuangan, pengeluaran yang tinggi dan pendapatan yang terbilang rendah.

Pendapatan yang tergolong rendah sedangkan masih membantu finansial orang tua, keluarga sendiri dan kebutuhan sekolah anak menjadi tantangan tersendiri bagi sandwich generation.

Penyebab dari sandwich generation tidak lain karena kemampuan finansial.

generasi sandwich pada masa mudanya kurang menyiapkan finansial untuk masa tuanya menjadi salah satu permasalahan utama.

Pada masa muda seseorang cenderung berperilaku konsumtif yang tidak terkontrol.

Pendapatan yang minim dan pengeluaran yang tinggi tidak bisa dicegah. Perilaku ini membuat rencana finansial menjadi terhambat.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore