
thr sudah cair:puluhan ribu buruh rokok dari pt djarum kudus menerima uang tunjangan hari raya yang telah dicairkan hari ini selasa (11/05) sebesar 97 milyar rupiah dari perusahaannya. foto donny setyawan/radar kudus
JawaPos.com - Bank Indonesia (BI) mengatakan, likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas tumbuh melambat pada Juni 2020. Posisi uang beredar tersebut tercatat Rp 6.393,7 triliun atau tumbuh 8,2 persen secara tahunan atau Year-on-Year (YoY). "Lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 10,4 persen (yoy)," Kepala Departemen Komunikasi Direktur Eksekutif Onny Widjanarko seperti dikutip Jumat (31/7).
Onny menjelaskan, perlambatan pertumbuhan uang dalam arti luas tersebut disebabkan oleh perlambatan pertumbuhan seluruh komponennya. Baik uang beredar dalam arti sempit, uang kuasi, maupun surat berharga selain saham.
Adapun pertumbuhan uang beredar dalam arti sempit melambat dari 9,7 persen secara tahunan pada Mei 2020 menjadi 8,2 persen (YoY) pada Juni 2020. Hal itu disebabkan oleh perlambatan giro Rupiah.
Sementara, uang kuasi juga tumbuh melambat, dari 10,5 persen secara tahunan (YoY) pada bulan sebelumnya menjadi 8,1 persen (YoY) pada Juni 2020. Sementara itu, surat berharga selain saham tumbuh 31,4 persen (YoY), lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 37,5 persen (YoY).
Berdasarkan faktor yang mempengaruhi, perlambatan pertumbuhan uang beredar dalam arti luas pada Juni 2020 disebabkan oleh perlambatan aktiva luar negeri bersih dan penyaluran kredit. "Aktiva luar negeri bersih pada Juni 2020 tumbuh 12,1 persen (YoY), lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan pada Mei 2020 sebesar 18,2 persen (YoY),” imbuhnya.
Selain itu, penyaluran kredit pada Juni 2020 tumbuh 1 persen secara tahunan YoY), lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 2,4 persen (YoY). Sementara itu, keuangan pemerintah tercatat ekspansi, yang tercermin dari peningkatan tagihan bersih kepada pemerintah pusat, dari 11 persen (YoY) pada Mei 2020 menjadi 43 persen (YoY) pada Juni 2020.
https://www.youtube.com/watch?v=ihaVe7E1CXE

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
