Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 14 Agustus 2023 | 23.53 WIB

Padahal Mulai Massif, Astra Belum Bedakan Asuransi EV dengan Kendaraan Konvensional

Jumpa pers Astra Financial terkait produk asuransi yang ditawarkan di GIIAS 2023.

 
JawaPos.com - Karena alasan efisiensi, kendaraan bermotor banyak dipilih oleh masyarakat terutama di perkotaan saat ini sebagai solusi mobilitas pribadi mereka. Kendati risiko menggunakan kendaraan bermotor juga sangat tinggi, hal ini tidak menyurutkan minat masyarakat untuk memiliki kendaraan pribadi.
 
Maka dari itu, saat ini juga pilihan asuransi kendaraan bermotor banyak tersedia dan bebas dipilih masyarakat sesuai dengan kebutuhannya. Pentingnya asuransi kendaraan bermotor juga wajib diketahui pihak pertanggungan sebelum menjatuhkan pilihan premi asuransi mana yang harus mereka pilih.
 
Termasuk saat ini, asuransi juga wajib dimiliki oleh para pemilik kendaraan listrik atau electric vehicle. Hal ini sejalan dengan penetrasi kendaraan listrik yang mulai banyak tersedia di jalan-jalan perkotaan, juga di Indonesia.
 
Terkait asuransi, kendati penetrasi EV sudah lumayan tinggi, Asuransi Astra, bagian dari PT Astra International Tbk, sebuah perusahaan nasional yang memiliki 270 anak usaha, antara lain sektor otomotif, jasa keuangan, dan asuransi menyebut bahwa pihaknya belum memiliki asuransi yang secara spesifik mengcover kendaraan listrik.
 
Wisnu Kusumawardhana selaku Marketing, Retail & Digital Business Director Asuransi Astra menerangkan bahwa sejauh ini, produk asuransi Astra belum ada yang secara eksplisit menawarkan premi pada pemilik kendaraan listrik. "Bagaimana asuransi untuk kendaraan listrik? Sejauh ini kami belum membedakan asuransi kendaraan listrik dengan kendaraan bermesin konvensional," terang Wisnu ditemui di arena Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023, Senin (14/8).
 
 
Alasan pihak Astra belum menyediakan asuransi yang secara khusus hadir untuk EV, hal tersebut lantaran wajarnya, produk asuransi dibuat melihat histori yang ada di masyarakat. Apa yang masyarakat atau konsumen butuhkan.
 
"Premi asuransi dibuat berdasarkan historical, kejadian terdahulu. Karena kendaraan listrik ini relatif baru, maka kami di asuransi Astra meng-cover asuransi kendaraan listrik dengan premi yang sama dengan kendaraan konvensional," kata Wisnu menambahkan.
 
Menurutnya, treatment asuransi kendaraan listrik masih sama dengan kendaraan bermesin konvensional. Misalnya area panel bodi yang sama, kerangka atau chasis yang sama. Jadi, ketika terjadi kerusakan, misal, di area bodi, maka perawatan yang dilakukan tak akan berbeda satu sama lain.
 
"Karena sejauh ini belum ada perbedaan di premi asuransinya. Treatmentnya juga masih sama," terang Wisnu.
 
 
Kendati demikian, Wisnu memaparkan bahwa kesadaran berasuransi pemilik kendaraan listrik saat ini juga sudah mulai tinggi. Pihaknya juga menyebut kalau di tahun ini, dengan tren yang terus naik, pilihan asuransi kendaraan listrik juga akan banyak dilirik para pemilik EV.
 
"Sampai akhir tahun lalu, asuransi astra sudah mengcover 200-an unit asuransi kendaraan listrik, ini juga akan terus kami tingkatkan seiring dengan penetrasi kendaraan listrik yang saat ini juga sudah sangat massif," pungkas Wisnu.
 
 
 
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore