Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 April 2020 | 22.43 WIB

Sri Mulyani Prediksi Penerimaan Perpajakan Rp 403,1 T di Bawah Target

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com - Image

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

JawaPos.com - Penerimaan perpajakan 2020 diprediksi mengalami shortfall atau di bawah Rp 403,1 triliun dari targetnya Rp 1.865,7 triliun. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memperkirakan, penerimaan perpajakan tahun ini hanya terealisasi Rp 1.462,6 triliun.

Itu artinya, realisasi penerimaan perpajakan tahun ini hanya mencapai 78,3 persen dari target APBN 2020. Angka ini tumbuh negatif 5,4 persen dibandingkan realisasi penerimaan perpajakan tahun lalu.

"Dari perhitungan teman-teman Badan Kebijakan Fiskal atau BKF dan Pajak, penerimaan perpajakan akan tumbuh negatif 5,4 persen. Ini berarti hanya 78,3 persen dari APBN. Negative growth ini kombinasi dari pelemahan ekonomi," kata Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Kamis (30/4).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menjelaskan, prediksi tersebut didasarkan atas penerimaan pajak sebesar Rp 1.254,1 triliun. Penerimaan pajak diperkirakan mengalami kontraksi 5,9 persen atau sekitar Rp 388,5 triliun dari target dalam APBN 2020 yang sebesar Rp 1.642,6 triliun.

Turunnya penerimaan pajak itu didorong oleh penurunan ekonomi dan perang harga minyak. Faktor lain yang mempengaruhi penurunan penerimaan pajak yakni pemberian insentif pajak jilid II sesuai PMK 23/2020 senilai Rp 13,86 triliun.

Selain itu, pemerintah juga memberikan stimulus berupa relaksasi sebesar Rp 70,3 triliun, penurunan tarif PPh menjadi 22 persen senilai Rp 20 triliun, serta antisipasi penundaan dividen dalam Omnibus Law Perpajakan senilai Rp 9,1 triliun.

Di samping tak tercapainya target penerimaan pajak, Sri Mulyani memperkirakan, target penerimaan bea dan cukai mengalai shortfall Rp 14,6 triliun. Dari target dalam APBN 2020 yang sebesar RP 223,1 triliun, penerimaan bea dan cukai diperkirakan hanya terealisasi Rp 208,5 triliun.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=IMaiuYQ3ieE

https://www.youtube.com/watch?v=06TVCDs0PLg

https://www.youtube.com/watch?v=qfoSDn7v64A

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore