Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 Februari 2020 | 19.06 WIB

Virus Korona Serang Dow Jones dan Bursa Asia, Waspadai Rupiah Loyo

Ilustrasi mata uang Dolar As dan Rupiah. - Image

Ilustrasi mata uang Dolar As dan Rupiah.

JawaPos.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hari ini diperkirakan kembali melemah mengikuti pelemahan indeks saham Dow Jones semalam dan bursa Asia. Mengutip YahooFinance, saat ini posisi rupiah berada di level 13.690 per dolar AS.

Kepala Riset PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, pemicu pelemahan bursa Dow Jones dan bursa Asia yakni sentimen perkembangan virus korona Tiongkok yang mulai mengganggu aktivitas perekonomian dunia. "Rupiah mungkin bisa melemah hari ini mengikuti pelemahan semalam dan Asia pagi ini karena kekhawatiran perlambatan ekonomi akibat virus korona," ujarnya kepada JawaPos.com, Selasa (18/2).

Seperti diketahui, hingga Selasa (18/2), jumlah kematian di seluruh dunia akibat virus korona mencapai 1.868 orang. Sebanyak 1.864 kematian terjadi di Tiongkok, dan empat lainnya terjadi di Taiwan, Jepang, Filipina, serta Perancis.

Sementara itu, jumlah orang yang terinfeksi virus korona di seluruh dunia mencapai 73.243 orang. Tiongkok melaporkan, sebanyak 7.862 orang sembuh dari virus ini.

Menurut Ariston, saat ini pelaku pasar terlihat beralih ke aset investasi aman. Harga emas sebagai aset safe haven juga terlihat menguat ke level USD 1.587 per ounce (oz) pagi ini, atau naik 0,37 persen dibandingkan penutupan kemarin.

"Potensi dolar terhadap rupiah hari ini di kisaran 13.650-13.720," pungkasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore