Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 Februari 2019 | 18.03 WIB

Sentimen Perundingan Dagang Bikin Dolar Loyo, Rupiah Kembali Berkibar

Ilustrasi penukaran mata uang asing di money changer - Image

Ilustrasi penukaran mata uang asing di money changer

JawaPos.com - Nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) usai perayaan Imlek masih bergerak dalam tren penguatan. Mengutip yahoofinance, saat ini rupiah berada di level 13.940.


Analis Samuel Sekuritas Ahmad Mikail mengatakan, pergerakan dolar yang cenderung dimanfaatkan rupiah untuk kembali menguat. Pasalnya, indeks dolar bergerak terbatas hampir seluruh mata uang utama dunia.


“Stabilnya dolar ditopang oleh bervariasinya sentimen yang terjadi,” ujarnya seperti dikutip Rabu (6/2).


Menurutnya, kemungkinan bertemunya Trump dan Xi Jinping membahas permasalahan perdagangan antara AS-Tiongkok dalam waktu dekat diperkirakan akan menurunkan permintaan dolar sebagai aset safe haven.


Sementara itu pelemahan kinerja manufaktur Tiongkok di bulan Januari diperkirakan masih akan membatasi penurunan permintaan dolar.


Tercatat Purchasing Manager Index Caixin bulan Januari mengalami kontraksi menjadi 48,3 di Januari dibandingkan Desember sebesar 49,7.


Sementara dalam negeri sendiri, kata dia, rupiah kemungkinan masih akan lanjutkan penguatan terhadap dolar pasca rilis data inflasi bulan Januari yang lebih rendah dibandingkan prediksi analis sebelumnya.


“Rendahnya inflasi menjadi katalis positif bagi ekonomi dalam negeri dalam menjaga stabilitas pertumbuhan domestik. Rupiah kemungkinan menguat ke level Rp 13.920 per USD-Rp 13.970 per USD,” tandasnya.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore