
Jajaran direksi Bank Mandiri Direktur Information Technology Timothy Utama, Direktur Manajemen Risiko Ahmad Siddik Badrudin, Direktur Utama Darmawan Junaidi, Wakil Direktur Utama Alexandra Askandar.
JawaPos.com - Fundamental perekonomian Indonesia yang solid mendorong kinerja intermediasi perbankan. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk secara konsolidasi telah menyalurkan kredit tumbuh 11,8 persen year-on-year (YoY) mencapai Rp 1.272,07 triliun. Fokus pada sektor yang prospektif dan bisnis turunan dari ekosistem wholesale di setiap wilayah.
Pertumbuhan kredit Bank Mandiri jauh di atas pertumbuhan industri perbankan sebesar 7,8 persen YoY. Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi menyatakan, kredit tumbuh merata di seluruh segmen. Terutama, kredit komersial yang meningkat double digit, yakni, 18,9 persen YoY menjadi Rp 215,7 triliun.
Kemudian, diikuti redit SME (small medium enterprise) yang meningkat 11,7 persen YoY menjadi Rp 72,3 tirliun. Lalu, kredit segmen konsumer naik 11,3 persen YoY menjadi Rp 106 triliun. Pertumbuhan kredit beriringan dengan kinerja keuangan perseroan yang semakin solid. Tecermin dari laba bersih Bank Mandiri secara konsolidasi melesat 24,9 persen secara tahunan menjadi Rp 25,2 triliun hingga Juni 2023.
Di tengah ketidakpastian ekonomi global, Bank Mandiri komitmen menjaga kualitas aset. Tecermin dari rasio kredit macet alias non performing loan (NPL) bank only yang melandai ke level 1,53 persen per Juni 2023. Turun 94 basis poin (bps) dibandingkan periode Juni 2022 di level 2,47 persen.
"Sampai dengan kuartal II 2023, kami telah menyiapkan pencadangan yang cukup, dengan NPL coverage ratio bank only mencapai 342,2 persen meningkat dari posisi kuartal II tahun sebelumnya yang sebesar 274,5 persen," ucap Darmawan dalam paparan publik semester I 2023, Senin (31/7).
Posisi restrukturisasi kredit terdampak Covid-19 Bank Mandiri juga makin landai menjadi Rp 26,6 triliun. Jumlah tersebut turun 54,3 persen secara tahunan dari Juni 2022 sebesar Rp 58,2 triliun.
Menurut Darmawan, penurunan restrukturisasi kredit terdampak Covid-19 didorong oleh pelunasan dan pembayaran cicilan debitur. Serta bisnis para debitur yang sudah kembali normal. "Berkat disiplin dalam mengimplementasikan manajemen risiko, biaya kredit atau cost of credit (CoC) Bank Mandiri secara bank only pun berhasil ditekan menjadi 0,98 persen per Juni 2023," imbuhnya.
Bank berlogo pita emas itu sedang menyiapkan perjanjian restrukturisasi induk atau master restructuring agreement (MRA) terhadap utang BUMN Karya PT Waskita Karya Tbk. (WSKT) dan PT Wijaya Karya Tbk. (WIKA). Direktur Manajemen Risiko BMRI Ahmad Siddik Badruddin mengatakan, penyusunan dilakukan bersama para lender (pemberi pinjaman) lain dan vendor. Skema restrukturisasi utang kedua debitur konstruksi itu kemungkinan bakal rampung dalam beberapa minggu ke depan.
Bank Mandiri juga telah meningkatkan pencadangan untuk kedua debitur konstruksi tersebut. Sebagai upaya perseroan dalam melanjutkan perbaikan kualitas kredit yang sudah dicapai pada tahun ini.
"Memformulasikan skema restrukturisasi yang terbaik, optimal, dan bisa address semua concern dari semua stakeholders di kedua debitur tersebut," ujarnya.
Seperti yang diketahui, utang BUMN karya kepada himpunan bank milik negara (himbara) mencapai Rp 70 triliun. Pinjaman WIKA beserta anak usahanya nyaris sebesar Rp 15 triliun. Adapun total pinjaman obligasi perusahaan beserta anak usaha mencapai Rp 9 triliun.
Secara spesifik, himbara menjadi pemberi pinjaman utama kepada WIKA. Bank Mandiri menjadi kontributor terbesar dengan Rp 3,87 triliun berdasarkan laporan keuangan perusahaan Mei 2023. Sementara utang WSKT ke himbara sebesar Rp 28,06 triliun dengan porsi kepada Bank Mandiri sebesar Rp 4,55 triliun.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
