
Dekopin ketika menggelar konferensi pers di kawasan Harjamukti, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Kamis (21/12)
JawaPos.com - Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) menilai peran koperasi saat ini belum maksimal dalam mendongkrak perekonomian nasional. Pasalnya, koperasi sejatinya beperan lebih besar untuk kesejahteraaan masyarakat.
Ketua Umum Dekopin, Nurdin Halid berjanji bakal melakukan evaluasi yang salah satunya mendorong koperasi ke arah e-commerce dan sejumlah variasi bisnis lainnya.
Hal itu diungkapkan Nurdin pada wartawan usai menghadiri rapat Harkopnas di kediamannya, di perumahan Raffles Hills, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Kamis (20/12).
Nurdin mengakui, peran Dekopin maupun koperasi pada umumnya masih rendah dan belum menjadi pelaku ekononi yang dominan. Seharusnya, menurut dia, koperasi bisa bersinergi dengan Badan Usaha Milik Negara atau BUMN dan pengusaha besar.
“Mestinya kemitraan antara BUMN, pengusaha besar dan koperasi tidak boleh lepas. Karena tiga pelaku ekonomi inilah yang harusnya menjadi ujung tombak pembangunan ekonomi bukan asing, bukan yang lain karena ini adalah rumah kita,” katanya
Untuk langkah awal, lanjut Nurdin, pihaknya akan meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia yang ada, sehingga koperasi bisa bersaing dengan pelaku ekonomi lain, baik swasta maupun BUMN.
“Koperasi sekarang sudah mulai bergerak ke arah bidang sektoril, kita mendorong dalam program 2020-2025 yang salama ini paling hanya simpan pinjam. Sekarang kita melangkah ke arah itu, target kami 30 persen bergerak di bidang sektoril yaitu ekspor impor. Sehingga peran dalam PBB kita nantinya akan lebih tinggi,” beber Politikus Golkar tersebut.
Dalam kesempatan itu, Nurdin juga mengatakan bahwa Harkopnas 2019 akan dijadikan momentum untuk menyusun road map serta grand design arah pengembangan koperasi nasional. Dia berharap ada rumusan-rumusan fundamental untuk menjadi acuan pemerintah ke depan.
"Koperasi ini strategis, hanya saja dukungannya belum maksimal," tegas dia.
Rangkaian Acara Harkopnas 2019, dari Ziarah sampai Event Internasional
Sementara itu, dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional atau Harkopnas Ke-72 pada 2019 nanti, Dekopin telah menyiapkan sederet agenda. Di antaranya, gerak jalan santai pada Maret 2019, ziarah makam Bung Hatta-Jakarta pada 8 Juli 2019, ziarah makam R. Aria Wiraatmadja-Purwokerto pada 11 Juli 2019, renungan suci di Tugu Koperasi Tasikmalaya, 12 Juli 2019, hingga acara puncak yang bakal berlangsung di Purwokerto pada 12 Juli 2019.
"Presiden RI Joko Widodo direncanakan bakal hadir langsung dalam puncak peringatan tersebut. Selain itu ada juga event Expo Koperasi Internasional, kami undang koperasi-koperasi Asia Pasifik," ujar Ketua Panitia Pelaksana Harkopnas 2019, Pahlevi Pangerang.
Pahlevi mengatakan Harkopnas 2019 akan dipusatkan di Jawa Tengah. Khususnya di Purwokerto dan Banyumas. "Ini hasil kesepakatan rapat. Selain itu memang, Purwokerto memiliki catatan historis terkait gerakan koperasi di Indonesia," jelas dia.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
MUI Minta Pelaku dan Pengkampanye LGBTQ Bisa Dipidana, Lebih Berat dari Pasal Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Skor Haiti vs Skotlandia di Piala Dunia 2026: The Tartan Army Bisa Menang Besar!
