
Sensen Komara dianggap sebagai nabi palsu dari Garu, Jawa Barat.
JawaPos.com - Masyarakat dihebohkan dengan beredarnya surat yang berasal dari satu keluarga di Garut, Jawa Barat. Mereka mengakui Sensen Komara sebagai Rasul Allah. Surat tertanggal 25 November 2018 itu ditandatangani Hamdani sebagai kepala keluarga di atas materai senilai Rp 6.000.
Tak hanya Hamdani, tetapi istri beserta tiga anaknya juga turut menandatangani surat tersebut. Dia menuliskan, surat akan dikirimkan kepada aparatur negara, mulai dari tingkat RT hingga Presiden RI.
Menanggapi itu, Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) Muhammadiyah Amin mengaku baru mengetahui keberadaan surat pengakuan itu. Pihaknya pun belum menerima laporan dari pemerintah daerah tempat tinggal Hamdani.
“Baru lihat surat dan kesaksian tersebut. Belum ada (laporan),” ujarnya saat dikonfirmasi JawaPos.com, Kamis (6/12).
Dia mengimbau, masyarakat agar tidak tertipu dengan pengakuan seseorang sebagai nabi ataupun Rasul. Dengan demikian, Sensen Komara menjadi salah satu dari penyebar aliran sesat.
“Betul sekali (aliran sesat). Intinya, tidak ada lagi nabi setelah Nabi Muhammad SAW,” tegas dia.
Berikut isi surat kesaksian Hamdani:
Di Kp. Babakan Limus
Desa Purbayani - Caringin
Garut Jawa Barat
Ditembuskan kepada
Aparatur Pemerintah
Mulai dari Bapak RT sampai Bapak Presiden
Dan pelindung negara TNI - POLRI
Dengan ini

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
