Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 Oktober 2024 | 22.03 WIB

Gaya Keseharian nan Kasual Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono, Akrab dengan Sneakers, Pantofel Hanya untuk Hadiri Pelantikan

LEBIH CAIR: Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono (tengah) menyambut rombongan dari Kampus King - Image

LEBIH CAIR: Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono (tengah) menyambut rombongan dari Kampus King

Ke acara yang dihadiri presiden atau bertemu duta besar sekalipun, Adhy Karyono memilih menggunakan sneakers. Gaya kasual juga membantunya berinteraksi lebih cair dengan siapa saja, termasuk khalayak luas.

EKO HENDRI, Surabaya

---

ADHY Karyono tak akan lupa malam ketika dia hendak dilantik jadi pejabat eselon II. Mendadak dia mendapat kejutan dari stafnya: dibelikan sepatu jenis pantofel.

Adhy yang menjabat penjabat (Pj) gubernur Jawa Timur (Jatim) itu tentu saja terharu. Tapi, sekaligus juga penasaran. ’’Bos sering kali ngaco kalau pakai sepatu. Makanya kami belikan sepatu agar tak salah,” ungkap Adhy menirukan jawaban stafnya.

Adhy yang dilantik sebagai Sekdaprov Jatim pada 15 Juli 2022 tersebut kontan terpingkal. Namun, pria kelahiran 7 April 1971 itu memaklumi karena dia memang ogah-ogahan berpantofel.

Bahkan, seingat suami Isye Sri Rahayu itu, hingga saat ini, dia hanya memakai sepatu pantofel saat menghadiri pelantikan. Kesehariannya dia lebih senang tampil lebih kasual dengan memakai sneakers atau yang juga biasa disebut sepatu kets.

Termasuk ketika mengikuti acara pemerintahan yang dihadiri presiden atau menteri. ’’Selain nyaman, kesannya lebih santai dan akrab. Cocok lah,” ungkap Adhy kepada Jawa Pos.

Pria kelahiran Cirebon, Jawa Barat, itu mengaku bahwa kesehariannya memang tak lepas dari sepatu sneakers, khususnya berwarna putih. Meski, Adhy menyebut jumlah sepatu sneakers di rumahnya tak banyak.

Semisal saja saat bertemu dengan Duta Besar Guatemala untuk Indonesia Maynor Jacobo Cuyun Salguero pada Senin (30/9) di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Adhy menyambut tamu dari luar negeri tersebut dengan mengenakan setelan jas hitam.

Dasinya merah. Dan, mantan pejabat Kementerian Sosial itu tidak memakai sepatu pantofel yang biasanya dia kenakan ketika memakai jas. Melainkan sneakers putih.

Dan, itu ternyata juga berpengaruh pada suasana pertemuan. Tetap serius, tapi santai. Tidak lagi kaku dan formal selayaknya pertemuan resmi. ’’Ini masalah style dan karakter sebenarnya. Namun, tentu semuanya tetap ada maknanya,” ungkap Adhy.

Jangan Terlalu Birokratis

Bapak dua anak itu tak memungkiri jika selama ini ada pandangan dari masyarakat bahwa aparatur sipil negara (ASN)/pegawai negeri sipil (PNS) merupakan pekerja pemerintah yang wajib berpakaian formal. Memakai baju dinas dan bersepatu pantofel.

’’Di Jatim, saya menyadari jika ada banyak pejabat pemerintah yang tak bisa lepas dari pantofel. Kalau saya tidak seperti itu,” jelas Adhy.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore