
Ilustrasi: Lulut Edi Santoso, guru SMAN 3 Kolektor Manuskrip Jawa Kuno yang usianya lebih dari tiga abad bersama Profesor asal Belanda Dick Van Der Meij (kanan)
Walau ditulis dalam bahasa Jawa, Aminudin mengatakan, Gallop selalu memberikan catatan kecil pada setiap manuskrip. Tujuannya, membantu peneliti dan para peminat sejarah untuk memahami isi naskah kuno tersebut secara garis besar. "Hasil scan-nya sangat bagus. Potretnya beresolusi tinggi. Ini saya kira adalah sumbangan yang sangat berharga bagi bangsa Indonesia," kata Aminudin.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
