
KM Jokotole salah satu kapal ferry yang masih melayani penyeberangan Surabaya-Madura. (Ahmad Khusaini/Jawa Pos)
Adakah kemungkinan untuk mengurangi kapal? Rudy menyebut itu sulit dilakukan. Tiga kapal cukup minimal. Jika dikurangi, hal tersebut akan menyulitkan saat ada kapal yang docking. Sebab, masa docking kapal bisa mencapai satu bulan.
Pasca digratiskannya Suramadu, Rudy berharap pelabuhan Ujung tidak ditutup. Sebab, masih ada masyarakat yang memanfaatkannya. Sebagian warga Madura masih nyaman menyeberang laut dengan kapal.
Salah satunya diungkapkan Abdul Muhfi. Lelaki itu juga ingin Ujung-Kamal tidak ditutup. Sebab, aktivitasnya sangat bergantung kondisi kapal.
"Saya lebih nyaman naik kapal. Kalau lewat Suramadu sering kena macet di Jalan Kenjeran," kata Abdul.
Lelaki itu mengaku sudah 20 tahun menunggangi kapal saat perjalanan Madura-Surabaya atau sebaliknya. "Suasananya berbeda saat berada di laut," tutur teknisi salah satu pabrik di Wonocolo, Surabaya, tersebut.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
