
PENARI BALI: Anastasia Wella difoto sebagai Saraswati, salah satu kepribadian dari 10 yang ia miliki.
Kali ini dia disebut mengalami psikosomatik alias penyakit fisik yang disebabkan faktor mental. ”Terus cuma dikasih obat antidepresi,” kata penyuka lontong balap itu.
Sejauh ini belum ada data pasti berapa persisnya penderita DID di Indonesia dan dunia. Ada yang menyebut 0,0001 persen dari penduduk dunia atau sekitar 750 orang saja.
Kelangkaan itulah yang membuat pemahaman akan DID minim sekali. Jadilah penderita DID seperti hidup dalam dunia yang tak satu pun orang memahaminya.
Mungkin itu pula yang menjadi penyebab, mengutip Psychology Today, 70 persen penderita DID berusaha bunuh diri. Atau setidaknya akrab dengan perilaku yang membahayakan diri.
Nah, dalam upaya mencari penyembuhan itulah, Wella akhirnya membulatkan niat untuk berobat ke Jakarta pada 2009. ”Pokoknya nekat ke Jakarta saya itu. Saya kayak mati, nggak bisa, nggak bisa saya (menahan rasa penasaran untuk berobat, Red),” ujarnya.
Persoalannya, tiap kali salah satu alter-nya tak berkenan diperiksa, batallah dia berkonsultasi ke dokter. Bergantung mood. Total dia sampai sebelas kali gonta-ganti dokter. Dengan diagnosis mayoritas menyebut dia mengalami panic attack dan bipolar.
Hingga akhirnya, pada Maret 2013, dia bertemu dengan dr Ni Wayan Ani Purnamawati SpKJ, dokter ke-12 yang membimbingnya hingga kini. Setelah menduga memiliki alter ego, dokter Wayan lantas mewawancarai ibunda Wella dan orang-orang yang biasa bergaul dengannya. Itu dilakukan untuk memastikan bahwa Wella tidak memanipulasi keterangan tentang keluhan sakitnya.
Setelah beberapa kali wawancara, pada 2015 Wella pun didiagnosis mengalami DID. Wella sempat menolak dan tidak percaya. Namun, dokter Wayan meyakinkan Wella bahwa dia harus percaya dan menerima kelainan dalam dirinya jika mau meneruskan proses penyembuhan.
Wella pun menjalani beberapa terapi penyembuhan. Salah satunya dengan mencatat dan merekam semua gerak-geriknya. Dari catatan dan rekaman itu, Wayan berhasil mengidentifikasi bahwa Wella ternyata memiliki sepuluh kepribadian.
"Setiap alter ego punya fungsi tertentu untuk menghadapi masalah yang tidak mampu dihadapi host personality,” ujar Wayan yang praktik di Rumah Sakit Jiwa Islam (RSJI) Klender, Jakarta, itu, kepada Jawa Pos dalam wawancara terpisah.
Selain mencatat dan merekam aktivitasnya, Wella menjalani terapi menggambar dan berlatih olahraga panahan. Itu dilakukan untuk meredam emosi dan bisa mengontrol fokus. Jadi, bisa lebih bijak saat kepribadiannya berganti secara tiba-tiba.
Atas saran psikolog, dia juga memelihara seekor kucing persia untuk memberikan ketenangan dalam diri. ”Suara kucing itu bisa bikin saya tenang. Kalau lagi emosi, saya elus-elus kucing, jadinya tenang lagi,” kata Wella yang akhirnya pacaran dengan atlet panahan tersebut.
Melihat kerumunan orang dalam jumlah banyak bisa juga menjadi terapi khusus untuk Wella. Kebetulan dia seorang Bonita alias Bonek Wanita, fans berat Persebaya.
Jadilah, pada Maret 2017 Wella bersama sang pacar, Yoandy Arief Pratama, rela jauh-jauh datang ke Stadion Maguwoharjo di Jogjakarta. Mereka menonton aksi Persebaya melawan Cilegon United pada final Dirgantara Cup 2017.
Di dalam stadion, Wella meluapkan emosinya dengan meneriakkan dukungan kepada tim kesayangan. Berteriak diyakini Wella bisa menghilangkan cemas dan bisa menenangkan diri. ”Seneng banget Persebaya menang 2-0. Jadi makin semangat teriaknya,” kata mantan model kalender itu.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
