Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 24 Maret 2018 | 01.48 WIB

Selain Urunan Beli Pesawat Juga Pernah Jadi Kepala Desa

Nyak Sandang saat bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka. Rabu (21/3). - Image

Nyak Sandang saat bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka. Rabu (21/3).


Bahkan presiden pun memerintahkan pihak RSPAD untuk mengobati pria 91 tahun itu sampai semnbuh. Selama dalam pengobatan itu, Nyak Sandang selalu ditemani anaknya dan pihak Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh.


"Kabar dari dokter, setelah operasi matanya, ayah juga akan dioperasi prostatnya. Agar kesembuhannya bisa total, Alhamdullilah semua ditanggung Pak Jokowi," pungkasnya.


Seperti yang diberitakan sebelumnya, Nyak Sandang merupakan salah seorang yang ikut andil menyumbangkan harta kekayaannya untuk membeli pesawat pertama Indonesia.


Hal ini berawal dari tahun 1948 saat Presiden Soekarno berkunjung ke tanah Aceh guna mencari dana. Nyak Sandang yang kala itu berusia 23 tahun, menjual sepetak tanah dan 10 gram emas bersama orang tuanya.


Hartanya yang dihargai Rp 100 pun diserahkan kepada negara. Presiden Soekarno pun menerima sumbangan dari masyarakat Aceh sebanyak SGD 120 ribu dan 20 kg emas murni untuk membeli dua pesawat terbang yang diberi nama Seulawah R-001 dan Seulawah R-002. Dua pesawat tersebut merupakan cikal bakal maskapai Garuda Indonesia Airways.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore