
MANJAKAN MATA: Sepanjang jalan Desa Re nah Alai dipenuhi aneka bunga yang ditanam warga.
Warna-warni bunga semerbak terlihat di Desa Renah Alai yang terletak di Kabupaten Merangin. Ratusan jenis bunga menghiasi desa yang merupakan gerbang masuk ke Kecamatan Jangkat tersebut.
DONI SAPUTRA, Merangin
DESA dengan penduduk sekitar 800 jiwa ini merupakan desa pertama saat memasuki wilayah Kecamatan Jangkat. Lokasinya berbatasan langsung dengan Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS).
Suasana dingin dan udara yang segar membuat betah berada di desa dengan penduduk yang terkenal ramah tersebut. Adat istiadat juga masih kental. Jelas saja, desa itu merupakan satu di antara lima desa yang termasuk Marga Serampas.
Bunga-bunga terlihat di seluruh halaman rumah warga. Bukan hanya itu, di pinggir jalan dipenuhi dengan berbagai macam bunga. Di antaranya, rambai masurai, inai air, kertas, sap, peladang, ras, dan lonceng.
Itu merupakan kreativitas Kepala Desa Zulhadi dengan dukungan perangkat desa dan warga. ”Bunga ini tentu memperindah desa. Memang sekarang bunga sedang mekar terlihat indah. Dari yang tua sampai yang muda ikut menanam bunga,” ujar Zulhadi kepada Jambi Ekspres (Jawa Pos Group).
Untuk memastikan bunga tersebut selalu terawat, pemerintah desa membuat peraturan untuk tidak sembarangan melepaskan hewan ternak seperti kambing.
Bunga-bunga itu ditanam warga desa dengan sukarela guna menambah keindahan desa. Hampir di sekeliling rumah warga dipenuhi berbagai macam bunga. Desa tersebut juga menambah kesan keindahan taman bunga Hesti Garden di Desa Muara Madras yang sudah banyak dikunjungi.
”Sampai saat ini belum ada bantuan dari pemerintah,” jelasnya. Hal tersebut merupakan kesadaran masyarakat bersama pemerintah desa untuk memperindah desa.
Ketua Karang Taruna Desa Renah Alai Novi Saidul Anas, 26, saat diwawancarai menyebutkan, saat ini bisa dikatakan Renah Alai merupakan desa terindah di Kabupaten Merangin. ”Melihat kondisi saat ini, ini desa terindah di Merangin,” ujarnya.
Masih banyak lagi potensi wisata di desa tersebut. Di antaranya, ada dua air terjun, danau, dan lainnya. Namun, cukup disayangkan karena sampai saat ini belum diperhatikan pemerintah. (*/c21/ami)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
