Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 November 2016 | 22.28 WIB

Satu Dekade Ekstrakurikuler Robotik SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo, Awalnya ’’Cuma’’ Bikin Robot Sikat Gigi

AKRAB DENGAN TEKNOLOGI: Dari kiri, Raffi Akmal, Darnel Faza, Achmad Riza, dan Dhadhang Setiabudi Winarto, guru pembimbing ekskul robotik SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo, sedang mengutak-atik beberapa robot. - Image

AKRAB DENGAN TEKNOLOGI: Dari kiri, Raffi Akmal, Darnel Faza, Achmad Riza, dan Dhadhang Setiabudi Winarto, guru pembimbing ekskul robotik SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo, sedang mengutak-atik beberapa robot.

Ekskul robotik SD Muhammadiyah 1 sudah berusia sepuluh tahun. Materi pembelajaran dan teknologi yang diadopsi terus berkembang. Segudang prestasi pun telah diraih. Bahkan hingga level internasional.





FIRMA ZUHDI AL FAUZI





MATA Raffi Akmal Fawwas tampak berfokus pada dinamo yang terpasang di robot maze solving. Itu adalah robot yang mampu bergerak menemukan jalan keluar dari banyak rute buntu.



Selain memastikan dinamo terpasang dengan benar, siswa kelas V yang tergabung dalam anggota ekstrakurikuler robotik SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo itu memasangkan masing-masing komponen robot yang lain.



Raffi tak sendirian. Beberapa temannya yang lain juga sibuk mengutak-atik robot. Itu sudah menjadi rutinitas yang dikerjakan siswa ekskul robotik, mulai pukul 08.45 hingga 10.15 setiap Jumat.



Mulai mempelajari fungsi masing-masing komponen robot sampai mempelajari modul robot. Mulai modul jenis automatic atau robot yang bergerak menggunakan sensor hingga modul jenis manual.



Yakni, robot yang digerakkan dengan remote. Mereka juga belajar mengenal jenis sensor. Yakni, sensor gerak, sensor jarak, sensor suara, dan sensor cahaya.



Tak ketinggalan, soal programming robot dari modul yang mereka download sebelumnya. ”Dari programming dengan komputer tadi, anak-anak bisa membuat beragam jenis robot sesuai keinginannya.



Misalnya, robot yang memindahkan barang atau robot yang bisa mengikuti cahaya,” terang Dhadhang Setiabudi Winarto, pembimbing ekskul robotik SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo.



Menurut dia, materi pembelajaran terus berkembang dari tahun ke tahun mengikuti beragam teknologi baru.



Dhadhang mencontohkan, pada 2006, saat ekskul robotik di SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo baru dibentuk, pembelajarannya masih seputar elektronik dasar.



Misalnya, breadboard atau papan untuk membuat rangkaian elektronik dan bagaimana membuat lampu LED menyala warna-warni. Setelah itu, mereka mulai diajarkan membuat robot sikat gigi.



Disebut robot sikat gigi karena robot tersebut dibuat dari sikat gigi bekas dengan ditambahkan dinamo. Dengan demikian, sikat gigi itu dapat bergerak acak karena getaran dari dinamo tadi.



”Itu saja anak-anak sudah senang banget. Banyak yang mencoba membuatnya di rumah karena bahannya gampang dicari,” jelas Dhadhang yang mengajar ekskul robotik sejak awal didirikan.



Menurut Dhadhang, saat itu baru SD Muhammadiyah 1 yang memiliki ekskul robotik tingkat SD di Sidoarjo. Ada 40 siswa yang bergabung. Mereka terdiri atas siswa kelas IV dan V.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore