alexametrics

Kota Tasikmalaya Sampai Kehabisan Peti Jenazah

8 Juni 2021, 18:55:58 WIB

Di Antara Dua Tetangga Pemegang ”Rekor” Kematian Tertinggi Se-Jawa Barat

Sejak dini hari sampai pagi, tim pemulasaraan harus berjibaku menangani jenazah. Akibat stigma terhadap pasien Covid-19, sebagian baru mau terbuka dan bersedia diisolasi saat kondisinya sudah berat.

RANGGA JATNIKA-DIKI SETIAWAN, Kota-Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Pos

WAJAH Dona Darmawan tampak kepayahan. Maklum, sejak dini hari dia harus berjibaku menangani pemulasaraan korban Covid-19. ”Dini hari tadi dua, pagi ini tadi tiga,” kata petugas pemulasaraan RSUD dr Soekardjo, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar), tersebut di sela istirahat kemarin siang (7/6) kepada Radar Tasikmalaya.

Sampai kemarin pagi, tingkat kematian akibat Covid-19 di Kota Tasikmalaya berkisar 2,06 persen. Angka itu sebenarnya tidak termasuk tinggi di provinsi yang dipimpin Ridwan Kamil tersebut meski juga tidak bisa dibilang rendah.

Persoalannya, Kota Tasikmalaya diapit dua tetangga yang tingkat kematian akibat Covid-19 menempati peringkat pertama dan kedua di Jabar: Kabupaten Ciamis (3,63 persen) dan Kabupaten Tasikmalaya (3,62 persen). Dan, menurut Kabid Pemberantasan dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya dr Asep Hendra, tidak semua pasien yang meninggal di wilayahnya adalah warga Kota Tasikmalaya. ”Ada juga warga luar daerah seperti Kabupaten Tasikmalaya,” ungkapnya.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : */c14/ttg

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads