alexametrics

Indah Darmastuti dan Keadilan lewat Sastra Suara

7 Juli 2022, 10:49:45 WIB

Karya dalam Braille Ada, tapi Minim; Aplikasi Pembaca Ada, tapi Intonasi Kaku

Selama lima tahun ini, Indah Darmastuti berusaha menjembatani keterbatasan penglihatan dan kebutuhan menikmati sastra. Teks cerpen, cerita anak, dan puisi disuarakan narator dengan intonasi khusus agar keindahannya terjaga.

FOLLY AKBAR, Jakarta

DARI ”kenyamanan” yang terusik itu, lahirlah ratusan karya sastra suara. Yang merentangkan lebih lebar lagi lengan keadilan hingga bisa merangkul lebih banyak orang, termasuk mereka yang selama ini terpinggirkan dalam cara menikmati cerpen, cerita anak, dan puisi: kalangan difabel.

”Sebelumnya, mata saya seperti dibuka bahwa karya-karya sastra yang bertebaran di berbagai platform ternyata belum diterima secara adil di semua lapisan masyarakat,” kata Indah Darmastuti, penulis, sosok yang membidani kelahiran ratusan sastra suara itu.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : */c19/ttg

Saksikan video menarik berikut ini: