
Photo
Photo
Dhika Bhayangkara berlatih bersama Persib Bandung. (TAUFIK HIDAYAT/RADAR BANDUNG)
Dhika sebenarnya cukup lega ketika musim lalu bergabung dengan Persib. Dia membayangkan tidak ada lagi pertanyaan-pertanyaan berbau kepo atau penasaran tentang namanya.
’’Tapi, ternyata tidak. Buktinya, Mas-nya tetap tanya soal nama saya kan hahaha,’’ katanya, lantas tergelak.
Dhika sama sekali tak merasa terbebani dengan nama belakang Bhayangkara. Toh, arti nama itu sangat baik. Jadi, dia pun tidak pernah terpikirkan untuk mengganti nama.
’’Ya, bersyukur. Semoga saya benar-benar bisa mewakili apa arti nama saya itu,’’ ungkapnya.
Kalau Tegar Infantrie memang putra seorang prajurit TNI Angkatan Darat. ’’Saat saya lahir tahun 1999 (di Semarang), ayah saya lagi tugas di Timor Timur. Karena itu, ada nama Infantrie karena ayah saya pasukan infanteri,’’ terang gelandang bertahan PSIS Semarang bernama lengkap Tegar Infantrie Sukamto itu.
Tegar juga berasal dari keluarga sepak bola. Sang kakak, Kukuh Pramuyudha, merupakan mantan striker PSIS Semarang. Omnya, Denny Rumba, juga pernah menjadi bagian skuad berjuluk Mahesa Jenar itu.
Karena itu pula, dua cita-cita ingin diwujudkannya sedari belia: menjadi pesepak bola dan personel Angkatan Darat.
Yang pertama berhasil direngkuhnya dengan mulus. Karirnya menanjak, mulai menembus skuad PSIS di usia muda sampai dipercaya masuk tim nasional (timnas) U-23.
Tidak demikian dengan cita-cita kedua. ’’Saya daftar tahun ini (masuk Angkatan Darat), tapi tidak diterima,’’ ungkap Tegar.
Tapi, cita-cita yang satu akhirnya menolong cita-cita yang lain. Berkat prestasinya bersama timnas U-23, dia ditawari masuk Angkatan Udara.
’’Ya, saya akhirnya mau. Februari tahun depan dilantik,’’ ungkapnya.
Photo
Selebrasi Tegar Infantrie bersama PSIS Semarang. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Seperti halnya Dhika Bayangkara yang tentara, Infantrie di Angkatan Udara tentu juga menggelitik banyak pihak untuk bertanya. Salah satunya, ’’Kok masuk Angkatan Udara, kan namamu Infantrie, harusnya Angkatan Darat.’’ ’’Ya, saya jawab, mau bagaimana, tidak diterima di sana,’’ bebernya, lantas tersenyum.
Mungkin sedikit melenceng dari harapan awal. Tapi, bagi Tegar, mau menjadi prajurit Angkatan Udara maupun Angkatan Darat sama-sama membanggakan.
Toh, dari kecil dia kenyang ditanya orang yang baru tahu namanya, ’’Kamu anak tentara ya.’’ Kebanggaan itu pula yang kemudian dia tunjukkan di jersey-nya.
Kalau umumnya pesepak bola Indonesia memasang nama depan di punggung, Tegar mencantumkan ’’Infantrie’’ di sana. ’’Ya, itu mewakili semuanya, pakai jersey bola nama Infantrie. Saya pesepak bola sekaligus tentara,’’ tuturnya.
Baca juga:

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
