
BELASUNGKAWA: Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (tengah) berbincang dengan salah seorang anggota keluarga Albert Hasibuan di rumah duka di kawasan Permata Hijau, Jakarta, Kamis (1/9). (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)
Albert Hasibuan menutup mata untuk selama-lamanya pada usia 83 tahun. Semasa hidup, advokat yang juga politikus itu merupakan sosok laki-laki penyayang keluarga.
KHAFIDLUL ULUM, Jakarta
---
ALBERT mengembuskan napas terakhir pada pukul 11.28 kemarin (1/9). Sanak saudara, kerabat, dan teman dekat langsung berdatangan ke rumah duka di Jalan Mirah Delima Nomor 13, Permata Hijau, Jakarta Selatan. Karangan bunga yang berisi ucapan belasungkawa berjejer di sepanjang jalan itu.
Sekitar pukul 13.30, Menteri Perdagangan (Mendag) yang juga Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) hadir di rumah duka. Tampak juga mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men PAN-RB) Asman Abnur.
Albert merupakan salah satu pendiri PAN. Banyak jabatan yang pernah disandang pria kelahiran 25 Maret 1939 itu. Di antaranya, anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), anggota DPR RI, anggota Komnas HAM, dan jabatan publik lainnya.
Bara Krishna Hasibuan, putra Albert, mengatakan bahwa sebelum meninggal dunia, ayahnya terserang stroke sejak 2019. Hal itu terjadi saat ayahnya berkunjung ke Singapura. ’’Tiga minggu dirawat di Singapura,’’ terangnya saat ditemui di rumah duka kemarin.
Setelah itu, kata Bara, ayahnya dibawa ke Jakarta. Albert kemudian menjalani fisioterapi di sebuah klinik. Namun, proses fisioterapi Albert terganggu saat pandemi Covid-19 melanda.
Menurut Bara, sejak terkena stroke, ayahnya tidak bisa berkomunikasi, Namun semasa hidup, Albert selalu menekankan kepada anak-anaknya agar mempunyai misi dan tujuan dalam hidup. Terutama bagi kemaslahatan orang banyak. ’’Ayah seorang pengacara, tapi dia tidak mengejar materi semata,” ungkap Bara.
Anggota DPR RI yang juga wakil ketua umum PAN itu mengatakan, Albert tak pernah jauh dari keluarga. Dia selalu pulang cepat, selalu di rumah ketika malam. ’’Orang yang mengutamakan keluarga. Sangat sayang kepada keluarga,’’ tuturnya.
Zulhas mengatakan, keluarga besar PAN seluruh Indonesia merasa kehilangan dan berdukacita atas wafatnya Albert. Menurut dia, Albert adalah pendekar demokrasi dan hukum.
Albert menjadi salah satu pendiri partai yang membangun tonggak atas nilai-nilai PAN yang inklusif, menghargai keberagaman, dan kemanusiaan. PAN akan tetap menjaga misi suci partai dalam perjuangan politiknya. ’’Sebagaimana yang telah diperjuangkan oleh Pak Albert Hasibuan,’’ terangnya. (*/c6/bay)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022