
LAUNCHING: Wali Kota Malang Moch Anton (kiri) pada saat melaunching mobil Malang Firefighter City Tour, Kamis (8/2).
JawaPos.com - Selain tersedia bus Malang City Tour (Macito), kini warga Malang Raya maupun wisatawan yang datang ke Malang bisa berkeliling menikmati indahnya Kota Malang dengan menggunakan Malang Firefighter City Tour. Yakni, sebuah wisata edukasi menarik dengan mengendarai mobil pemadam kebakaran atau dikenal dengan nama mobil 'Brandweer'.
Setidaknya ada dua mobil pemadam kebakaran yang disediakan dan siap mengantar wisatawan berkeliling Kota Malang. Mobil Malang Firefighter City Tour itu di-launching sebagai wujud dukungan program wisata di Kota Malang.
Selain berwisata, penumpang nantinya juga bisa mendapatkan edukasi terkait ilmu pengetahuan tentang bagaimana memadamkan api saat kebakaran terjadi.
Meskipun sebelumnya petugas pemadan kebakaran (PMK) sudah mulai menjalankan mobil Malang Firefighter City Tour itu sejak Senin (5/2) lalu, namun mobil wisata itu baru secara resmi di-launching oleh Wali Kota Malang Moch Anton pada Kamis (8/2).
Kepala UPT PMK Kota Malang Jose Belo mengatakan, tujuan diluncurkannya mobil wisata ini yakni untuk mengenalkan tentang tugas pemadam kebakaran. "Juga penanganan dini ketika terjadi kebakaran baik kepada pelajar maupun masyarakat umum," ujar Belo, Kamis (8/2).
Dia menyampaikan, paket wisata Malang Firefighter City Tour dimulai dari Kantor UPT PMK Kota Malang di Jalan Bingkil. Selama berkeliling, petugas memberi pengetahuan tentang teknik memadamkan api kepada peserta tur.
Wisata ini pun tidak dipungut biaya alias gratis. Bagi wisatawan yang ingin mencoba sensasi berkeliling dengan menaiki mobil PMK, cukup mengajukan permohonan kepada UPT PMK.
Tur dilakukan setiap hari, mulai Senin hingga Minggu. Tour untuk hari Senin-Kamis khusus bagi pelajar PAUD dan TK. Sementara pada hari Jumat-Minggu diperuntukkan bagi masyarakat umum. Ketika peserta tur pelajar anak-anak, petugas tidak memakai api dalam praktik memadamkan kebakaran.
"Cukup mengenalkan cara menggunakan selang dan menyemprotkannya ke titik kebakaran," lanjut Belo.
Berbeda tekniknya ketika peserta tur merupakan orang dewasa. Petugas akan menyediakan tong yang di dalamnya ada barang yang terbakar. Selanjutnya, petugas bersama peserta tur akan mempraktikkan cara memadamkan api, mulai dari memakai karung goni sampai dengan menyemprotkan air.
Tur ini dilayani oleh dua armada. Mobil Brandweer yang dipakai adalah mobil lawas yang sudah tidak dioperasikan lagi. Kedua mobil merupakan mobil produksi tahun 1962. Satu mobil hibah dari PMK Jakarta, dan satu lagi milik Kota Malang. Mobil tersebut milik PMK Kota Malang dan sudah beroperasi sejak tahun 1982.
Sementara itu, Wali Kota Malang Moch Anton menyampaikan, dengan hadirnya wisata ini bisa menambah daya tarik wisatawan ke Kota Malang. "Saya berharap keberadaan 2 mobil Malang Firefighter City Tour ini dapat menambah daya tarik Kota Malang sebagai Kota Pariwisata sekaligus menambah edukasi bagi masyarakat akan pentingnya mencegah kebakaran" ujarnya

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
