
Narip, 23, alias Idong (baju putih), berpose dengan sahabat karibnya Samani, 21, alias Yayat, di Jembatan Akar, kawasan Badui Luar
"Rumah kami di Kampung Gajeboh, Badui Luar," kata Yayat. Dari hasil pernikahannya, Yayat dan Sani dikaruniai seorang anak laki-laki bernama Satria, 2.
Meskipun kini keduanya tak tinggal lagi bersama di Kampung Cibeo, Badui Dalam, namun keduanya masih sering menjalin komunikasi. Biasanya ketika Idong akan menjual madu ataupun pernak-pernik benda kerajinan khas Suku Badui seperti gelang, kalung, dan kain tenun, maka Yayatlah yang biasanya membantu menjualnya.
Yayat juga terkadang ikut dengan Idong dan rombongannya ke Jakarta untuk menjual madu dan berbagai benda kerajinan khas Suku Badui pada umumnya.
Menurut Jaro Sami, salah satu tokoh masyarakat Kampung Cibeo, pada dasarnya tidak ada paksaan bagi warganya untuk menikah dengan siapa pun.
"Kalau menikah dengan warga Badui Luar bisa, tergantung dengan kesepakatan dua keluarga," jelasnya saat berbincang dengan JawaPos.com, di balai warga, sembari membuat tutus (tali pengikat atap rumah yang terbuat dari daun).
Namun, aturan adat menegaskan, jika seorang pemuda atau pemudi Badui Dalam menikah dengan orang luar, maka dia harus meninggalkan Kampung Badui Dalam. Mereka hanya boleh sesekali berkunjung jika ada keperluan.
"Di sini nggak boleh cerai dan beristri dua. Kalau melanggar hukum adat diasingkan," katanya.
Kendati demikian, jika ada salah satu dari pasangannya meninggal, maka adat memperbolehkan salah satu di antara mereka untuk menikah lagi. "Kalau ada yang meninggal boleh menikah lagi. Tunggu sekitar satu tahun," tukasnya.
Aturan adat inilah yang menjadikan Yayat dan Idong terpisah, meski sebenarnya mereka tetap ingin tinggal bersama di kampungnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
