
KEMBANGKAN BAKAT: Zephania Henrichelle Nabasa Saktianto atau Richelle dan salah satu corak baju golf karya lukisannya di Bukit Darmo Golf, Surabaya (17/2).
Dari Pasar Malam, Kuda Lumping, sampai Dinosaurus
Karya-karya Richelle yang berujung jadi desain baju lahir dari mengembangkan imajinasi saat menggarap tugas-tugas les melukisnya. Pernah mencatat hole in one sebagai golfer, dia ingin melukis dan golf bisa dia jalani berbarengan.
NARENDRA PRASETYA, Surabaya
---
LUKISAN karya Richelle yang ditunjukkan kedua orang tuanya kepada Diah Gardenia sebenarnya banyak. Founder apparel lokal Daraon itu kesengsem dan akhirnya memilih lima saja yang menurutnya paling memungkinkan untuk di-layout menjadi corak baju.
’’Setelah melihat hasilnya, kami pun berkata, kenapa ini tidak dijadikan koleksi pertama Daraon (2024),’’ kata Dian mengenang pertemuan dengan kedua orang tua Richelle pada 28 November tahun lalu itu kepada Jawa Pos.
Lima corak tersebut adalah kuda lumping, pasar malam, balerina, dinosaurus, dan alam. Corak pasar malam, misalnya, terdiri atas lima lukisan Richelle. Sedangkan corak Balerina terdiri atas enam karya golfer 9 tahun binaan Indonesian Junior Golf (IJG) itu.
Dan, dari sanalah semua bermula. Sabtu (17/2) lalu baju-baju golf bermotif gambar-gambar lukisan murid kelas IV SD Kristen Petra VII Surabaya itu diperkenalkan dalam sebuah acara di Bukit Darmo Golf (BDG), Surabaya. Temanya The Art of Richelle. Upik bernama lengkap Zephania Henrichelle Nabasa Saktianto itu pun turut serta jadi model.
Menggambar memang ’’bawaan lahir’’ Richelle. Sejak TK dia sudah aktif. Sedangkan golf justru ditekuni pencatat hole in one kategori junior dalam sebuah turnamen di BDG pada November tahun lalu itu saat dia menginjak usia 7 tahun.
’’Inspirasinya datang dari sekitar lingkunganku, sehingga aku bisa menggambar benda di sekitarku atau gambar orang,’’ ucap Richelle ketika ditemui di sela acara di BDG.
Untuk menunjang hobinya tersebut, putri pertama pasangan Hendra Pramono Hari Saktianto dan Rugun Lamria Parasian Simatupang itu juga mengikuti les. Nah, gambar-gambar yang akhirnya jadi corak baju golf itu pun hasil mengerjakan tugas les.
’’Jadi, tiap minggu aku les dan gambarnya sudah ditentukan temanya apa tiap minggunya,’’ tuturnya.
Rugun, sang ibunda, menyebut buah hatinya itu kerap mengembangkan tema dari arahan guru lesnya berdasar imajinasinya sendiri. ’’Dia melihat dulu objek yang mau dia gambar, lalu dia baru bisa mengembangkannya,’’ tutur sang ibunda.
Golf sendiri erat kaitannya dengan seni. Seni apa pun itu, kata Sekjen IJG Indra Saiful, bisa menyeimbangkan motorik dalam olahraga asal Skotlandia tersebut.
Setelah mampu memperlihatkan kemampuannya, tahap berikutnya Richelle diharapkan bisa menggambar semua hal terkait olahraga yang dia geluti: golf. ’’Untuk saat ini, harapan kami dia masih konsisten dengan bakatnya,’’ sambung ibu dua anak tersebut.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
