Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 November 2016 | 15.55 WIB

Lebih Dekat dengan Guk-Yuk Sidoarjo 2016 (2-Habis), Bingung Lihat Botol-Botol Krim Wajah

PENGALAMAN BARU: Aldy Firmansyah siap menjalankan tanggung jawabnya sebagai Duta Wisata Guk & Yuk Sidoarjo 2016. - Image

PENGALAMAN BARU: Aldy Firmansyah siap menjalankan tanggung jawabnya sebagai Duta Wisata Guk & Yuk Sidoarjo 2016.

Selama ini Aldy belum pernah mengikuti pemilihan duta apa pun. Namun, melihat perkembangan sektor pariwisata di Kota Delta yang dinilainya lamban, dia tertantang untuk berpartisipasi menjadi duta wisata.





RESVIA AFRILENE





ALDY Firmansyah baru saja menjalani perawatan wajah. Salah satunya, peeling. Tujuannya, mengangkat komedo di wajahnya. Sejurus kemudian, dia tampak kebingungan melihat lima botol krim wajah di dalam kantong yang diberikan kepadanya.



’’Aduh, banyak banget. Aku nanti bingung pakainya gimana,’’ ucap Aldy di salah satu skin care Sidoarjo Senin (14/11).



’’Harus mulai belajar rawat kulit nih. Apalagi, habis ini mau magang di KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Beijing,’’ lanjutnya.



Aldy tidak mengada-ada. Selama ini dia memang belum pernah bersentuhan dengan rutinitas perawatan wajah. Bahkan, berpikir menjadi model atau duta pun sama sekali tak pernah terlintas di benaknya.



Hobinya selama ini adalah basket dan berkuda. Sama sekali tak berhubungan dengan aktivitas promosi kepariwisataan. Aldy mulai tertarik dengan dunia pariwisata setelah menjadi mahasiswa Jurusan Hubungan Internasional Universitas Airlangga.



Menurut mahasiswa semester tujuh itu, salah satu penentu kemajuan ekonomi sebuah negara di era globalisasi ini adalah ekonomi kreatif. Sektor tersebut berhubungan erat dengan dunia pariwisata.



’’Makanya, Indonesia sampai punya state branding Wonderful Indonesia,’’ tutur Aldy. Di mata Aldy, Sidoarjo harus mengambil peran dalam agenda nasional tersebut.



Apalagi, letak Sidoarjo sangat strategis. Namun, banyak orang yang sekadar lewat. ’’Kenapa nggak mampir dan melihat pesonanya (Sidoarjo, Red),’’ cetus pemuda 21 tahun itu.



Saat melihat pengumuman Pemilihan Duta Wisata Guk & Yuk Sidoarjo 2016, Aldy langsung bertekad bulat untuk berpartisipasi.



Dia menilai bahwa Duta Wisata Guk & Yuk yang langsung dinaungi Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya, dan Pariwisata (Disporabudpar) Sidoarjo seharusnya menjadi garda terdepan untuk mempromosikan destinasi wisata Kota Delta.



’’Aku sadar perkembangan sektor wisata di Sidoarjo masih lambat banget. Malah kok kayak kurang diperhatikan,’’ kata cowok berdarah Jawa-Tionghoa itu.



Dia mencontohkan buruknya akses jalan ke Candi Pari. Padahal, candi tersebut merupakan ikon Sidoarjo. Niat Aldy untuk mengikuti ajang pemilihan Guk & Yuk juga sangat didukung orang tuanya, Adam Malik dan Linda Harita.



’’Kalau aku minta sepatu basket yang mahal, dibeliinnya pakai omelan dulu. Nah, kemarin itu (ikut Guk & Yuk, Red) malah aku tinggal milih butuh apa,’’ ungkap Aldy sambil menunjuk sepatu pantofel berwarna hitam bermotif yang dikenakannya.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore