
BELASUNGKAWA: Direktur PNP Surfa Yondri (kanan) melayat ke rumah almarhum Muhammad Teguh Amanda di Asam Pulau, Lubuk Alung, Pariaman, Selasa (5/12).
Novita Intan Sari ikut rombongan sang anak, Wahlul Ade Putra, mendaki ke Gunung Marapi bersama kawan-kawannya di Politeknik Negeri Padang. Zhafirah Zahrim Febrina, salah seorang korban selamat, tak hanya mengalami luka bakar, tapi sangat mungkin juga trauma berat.
DENGAN wajah terluka bakar dan rambut yang dirimbuni abu letusan, Zhafirah Zahrim Febrina mengirimkan pesan video kepada mamanya.
”Ma, tolong Ife (sapaan akrab Zhafirah). Begini kondisi Ife sekarang,” katanya dalam video yang ditunjukkan sang ibu, Rani Radelani.
Campur aduk perasaan Rani melihat kondisi sang putri yang berusia 19 tahun tersebut. Terkejut dan sedih, tetapi sekaligus bersyukur. Bersyukur karena setidaknya Ife, 1 di antara 75 pendaki yang terjebak saat Gunung Marapi meletus pada Minggu (3/12), masih bisa dievakuasi dengan selamat.
Sebanyak 22 pendaki gunung di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, tersebut tak seberuntung itu. Mereka ditemukan tim penolong dalam kondisi sudah tak bernyawa.
”Ini sungguh keajaiban. Bersyukur sekali kepada Allah bahwa Ife selamat,” ujar Rani tentang putrinya yang dirujuk dari RSUD dr Achmad Mochtar, Kota Bukittinggi, ke RSUP dr M. Djamil, Kota Padang, tersebut kepada AFP Senin (4/12).
Tak seperti Rani, Tegar Meliga masih cemas menanti kepastian nasib dua kerabatnya, Novita Intan Sari dan Wahlul Ade Putra. Dua warga Padang, Sumatera Barat, itu merupakan ibu dan anak.
”Sampai sekarang, kami sekeluarga menunggu informasi dari pihak berwenang. Sebab, sampai sekarang belum ada kabar mereka ditemukan,” ujar Tegar kepada Padang Ekspres kemarin (5/12) sore.
Tegar mengakui, keluarga besar tak mengetahui persis kapan Novi dan Ade berangkat mendaki. Yang pasti, ini bukan pengalaman pertama keduanya naik gunung. ”Namun, yang jelas, di setiap perjalanan Ibu Novi selalu membuat postingan melalui WhatsApp-nya saat makan bersama,” jelasnya.
Selain itu, Novi selalu mengabadikan momen pendakiannya di setiap pos peristirahatan. ”Kami berharap mereka berdua ditemukan selamat. Kami terus menunggu kabarnya,” tutur Tegar.
Reyhani, salah seorang mahasiswi UNP, yang mendaki Marapi dan belum jelas kabarnya sampai kemarin.
Ife dan Ade sama-sama mahasiswa Politeknik Negeri Padang (PNP). Sedikitnya 14 mahasiswa dari kampus tersebut ikut menjadi korban erupsi Marapi. Hingga kemarin sekitar pukul 17.00 WIB, di antara 14 orang tersebut, baru ditemukan 8 orang.
Direktur PNP Surfa Yondri membeberkan, dari delapan yang sudah ditemukan dan dievakuasi itu, dua korban di antaranya meninggal, empat orang sedang dirawat, dan dua lainnya sudah dipulangkan ke rumah masing-masing.
Yondri menjelaskan, dari informasi yang diterimanya, rombongan mahasiswa PNP yang mendaki Marapi terdiri atas 18 orang. Namun, yang merupakan mahasiswa hanya 14 orang.
”Kegiatan tidak dalam rangka apa pun, hanya kehendak dan rencana para mahasiswa secara bersama-sama ingin pergi mendaki,” ujarnya kepada Padang Ekspres.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022