
BERSEMANGAT: Gofar Hilman saat siaran dalam rangka memecahkan rekor. Dia rela bersiaran selama 34 jam nonstop. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
MISI sosial bisa dilakukan dengan cara apa pun. Penyiar Hard Rock FM Jakarta Gofar Hilman membuktikan hal itu. Demi misi membangun seratus sekolah untuk anak-anak korban bencana alam di tanah air, dia rela bersiaran 34 jam nonstop. Sendirian.
DINDA JUWITA
Dentuman musik mendominasi seisi lantai 8 gedung Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat, kemarin (5/7). Entakan musik Jump Around milik House of Pain yang booming di era 1990-an menyelimuti ruangan yang mayoritas diisi kantor radio-radio ternama ibu kota tersebut.
Di balik meriahnya aransemen lagu-lagu yang diputar, ada nama disc jockey (DJ) yang tengah naik daun, yakni Dipha Barus. Dia asyik memainkan mixer. Keramaian itu menyeruak bukan tanpa sebab. Salah seorang penyiar radio Hard Rock FM, yakni Gofar Hilman, tengah bungah.
Pria 36 tahun itu baru saja memecahkan rekor siaran terlama, selama 34 jam, bertajuk Radiothlon. Capaian Gofar tersebut sekaligus menggeser rekor yang dibuat para pendahulunya.
Pada 2002, penyiar Hard Rock FM lainnya, yakni Farhan dan Indy Barends, membuat rekor siaran selama 32 jam. Setelah resmi menggeser rekor Farhan dan Indy, Gofar dihadiahi selebrasi yang meriah itu.
Radiothlon memang bukan hanya soal pemecahan rekor. Acara itu mengusung misi sosial. Menggalang dana demi terwujudnya seratus ruang sekolah untuk anak Indonesia yang menjadi korban bencana alam.
Pria yang terkenal dengan jargon sekut itu layak mendapatkan apresiasi. Sebab, berbeda dengan Farhan dan Indy yang siaran dengan formasi duet, Gofar melalui 34 jam siaran tersebut tanpa pendamping. Ary Kirana, rekan duet yang dijadwalkan mendampingi Gofar, mendadak tak bisa melanjutkan misi tersebut. Ayahanda Ary meninggal sehari sebelum Radiothlon digelar.
’’Semalem (Kamis) gue interview sama DJ Yasmin dan Elephant Kind sambil merem. Nggak kebuka ini mata. Gue capek banget,’’ ujar Gofar saat ditemui setelah Radiothlon di Hard Rock FM kemarin sore (5/7).
Kelelahan yang dirasakan pria kelahiran 26 April 1983 tersebut tentu lumrah. Bayangkan saja, jika penyiar normal siaran 2–3 jam, Gofar harus melakukannya sehari lebih.
Dia menceritakan, dirinya memulai siaran pada Kamis (4/7) pukul 06.00 dan baru berakhir Jumat (5/7) pukul 16.00. Jatuh bangun dilakoninya sepanjang Radiothlon berlangsung. Berbagai tantangan harus dihadapi di sela-sela siaran.
Pria bernama lengkap Abdul Gofar Hilman itu menceritakan, saat siaran dimulai, semuanya berlangsung normal. Meski kurang tidur, dia mengaku tetap semangat menjalankan misi tersebut.
Jawa Pos menemui Gofar saat siaran memasuki waktu 12 jam. Pria yang juga dikenal sebagai vloger dan pengusaha tersebut mengakui, tantangan terberatnya adalah menahan kantuk. Namun, hal itu disiasati dengan ngopi.
Tak lama, kru Hard Rock FM pun menginstruksinya untuk cek kesehatan. Tim medis memang disiagakan selama Radiothlon berlangsung. Dengan sigap, dokter memasukkan slang oksigen ke hidung Gofar. Tensinya selalu dipantau. Seluruh hasil menunjukkan bahwa kondisi kesehatannya masih normal. ’’Kata dokter, soal lambung, pencernaan. Katanya, gue punya gerd, asam lambung. Nah, permasalahannya, gue nggak bisa berhenti minum kopi. Jadi, ya hajar aja. Tapi, minum air putih banyak banget. Satu jam bisa 1 liter,’’ urainya.
Meski begitu, dia mengaku tak patah arang. Bagi dia, misi sosial tersebut harus tuntas. Sebab, sejak tawaran siaran 34 jam itu datang dua pekan lalu, dia memang antusias. Tanpa ba-bi-bu, dia dan Ary menyetujuinya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
