Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Maret 2019 | 23.23 WIB

Mengikuti 'Kelas Emoticon dan Kewer-Kewer' ala GSM

Frida Tesalonik (kanan), Guru IPA, saat mengajar metode Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) di depan siswa kelas 7 SMPN 7 Tangerang Selatan Banten, Rabu (6/3/2019) - Image

Frida Tesalonik (kanan), Guru IPA, saat mengajar metode Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) di depan siswa kelas 7 SMPN 7 Tangerang Selatan Banten, Rabu (6/3/2019)


Menurut penggagas GSM Muhammad Nur Rizal, saat ini sudah ada 80 sekolah di Kota Tengerang Selatan dan Kabupaten Tangerang yang gurunya pernah mengikuti pelatihan GSM. "Di lapangan, dari 80 sekolah itu tentu berimbas ke sekolah-sekolah lain," katanya.


Sebab, di antara sekolah tersebut, banyak yang menjadi rujukan sekolah lain untuk percontohan. Kemudian, sekolah yang mencontoh tersebut menerapkan pembelajaran berbasis GSM di tempat masing-masing.


Di SMPN 7 Tangerang Selatan, Frida kini tak lagi sendiri menerapkan GSM. Ada dua guru lain yang baru mulai menjalankannya setelah mengikuti pelatihan.


"Dampak GSM yang paling saya rasakan ya perubahan pada karakter siswa," papar Frida. Contohnya, urusan tanggung jawab menjaga ruang kelas tetap bersih dan nyaman untuk belajar. Tanpa disuruh, para murid sudah menjalankannya. 

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore