Frida Tesalonik (kanan), Guru IPA, saat mengajar metode Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) di depan siswa kelas 7 SMPN 7 Tangerang Selatan Banten, Rabu (6/3/2019)
Menurut penggagas GSM Muhammad Nur Rizal, saat ini sudah ada 80 sekolah di Kota Tengerang Selatan dan Kabupaten Tangerang yang gurunya pernah mengikuti pelatihan GSM. "Di lapangan, dari 80 sekolah itu tentu berimbas ke sekolah-sekolah lain," katanya.
Sebab, di antara sekolah tersebut, banyak yang menjadi rujukan sekolah lain untuk percontohan. Kemudian, sekolah yang mencontoh tersebut menerapkan pembelajaran berbasis GSM di tempat masing-masing.
Di SMPN 7 Tangerang Selatan, Frida kini tak lagi sendiri menerapkan GSM. Ada dua guru lain yang baru mulai menjalankannya setelah mengikuti pelatihan.
"Dampak GSM yang paling saya rasakan ya perubahan pada karakter siswa," papar Frida. Contohnya, urusan tanggung jawab menjaga ruang kelas tetap bersih dan nyaman untuk belajar. Tanpa disuruh, para murid sudah menjalankannya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
