
TETAP MEMBUMI: Lailani Fitrah Ramadhani saat sesi pemotretan beberapa waktu lalu. Di waktu luang, dia juga aktif di Komunitas Aksi Tuli Sidoarjo.
Menceburkan diri ke dunia model yang identik dengan kehidupan gemerlap tak membuat Lanny kehilangan jiwa sosial. Dia terus menjalin persahabatan dengan anak berkebutuhan khusus (ABK). Bahkan, kini dia aktif dalam Komunitas Aksi Tuli Sidoarjo.
RESVIA AFRILENE, Sidoarjo
LANNY baru saja merampungkan sesi pemotretan untuk katalog fashion saat menemui Jawa Pos, Rabu (12/7). Dengan tersenyum ramah, dara kelahiran Sidoarjo, 27 Januari 1998, itu memperlihatkan beberapa foto di folder ponsel pintarnya. Bukan koleksi foto aktivitas Lanny di dunia modeling yang muncul, melainkan foto-fotonya saat bersama anak-anak inklusi. Salah satunya tunarungu. Mereka bersahabat dekat.
”Sorry ya, jangan tanya nama. Aku mau jaga perasaan orang tuanya,” pinta Lanny. Dalam foto itu, tampak seorang gadis dengan rambut sebahu duduk di samping Lanny. ”Dia enggak bisa mendengar. Tapi, kalau diajak main-main ke taman, tetap suka,” lanjut putri kedua dari pasangan Achmad Zakirman dan Yani Iftitakhul Jannah itu.
Dia mengaku sudah terbiasa dekat dengan anak berkebutuhan khusus (ABK) sejak duduk di bangku SMA. ”Saat itu, beberapa teman sekelasku anak inklusi. Aku senang duduk sebangku sama mereka,” ujar juara Lomba Model Surabaya Fashion Parade di Tunjungan Plaza Surabaya beberapa waktu lalu tersebut.
Lanny kemudian menunjukkan sebuah rekaman video. Dalam video itu, sejumlah anak-anak inklusi sedang menonton parade busana yang dibawakan Lanny dalam ajang Pasar Tiban yang digagas desainer kondang Anne Avantie di Ciputra Mall beberapa waktu lalu.
”Mereka senang banget kalau aku kasih report fashion show-ku. Kayak jadi tontonan,” ujar penggemar model nasional Laura Muljadi itu, lantas tersenyum.
Lanny juga bersahabat dengan seorang mantan adik kelasnya. Sahabatnya itu mengalami keterbelakangan mental dan tidak bisa berjalan. ”Kalau pas aku bisa bertemu mereka di rumah, ya kami nonton TV bareng atau sekadar aku ngobrol sama dia. Sudah senang,” ungkapnya.
Menurut Lanny, orang tuanya selama ini menjadi pemompa semangat bagi dirinya. ”Terutama bunda yang selalu menemani aku. Juga mentor-mentor modelku di agensi,” kata mahasiswi Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tersebut. Di luar itu, Lanny merasa dua sahabat inklusinya tersebut juga selalu mendukungnya dari belakang layar.
”Mereka anak inklusi. Aku harus sabar sih ngadepinnya. Tapi, sebenarnya mereka menyenangkan banget. Mereka selalu dukung aku. Sejak itu, aku tertarik sama anak berkebutuhan khusus,” celoteh Lanny.
Dia mengaku salut kepada dua sahabatnya itu. Meski yang satu tidak bisa jalan dan yang satu lagi tunarungu, semangat mereka ke sekolah sangat tinggi. ”Mereka itu, walau badannya panas, pusing, tetap ke sekolah. Coba anak sekarang, kebanyakan pasti males kan,’’ ujarnya sambil geleng-geleng kepala. Kagum.
Sejak aktif di Paguyuban Guk & Yuk Sidoarjo pada 2016, beberapa kali Lanny terlibat dalam aksi sosial yang melibatkan ABK. Lanny juga pernah membuat gerakan peduli anak inklusi bersama sesama model di Sidoarjo untuk menggalang dana pendidikan. ”Waktu bakti sosial di panti asuhan, aku juga memilih yang ada ABK,” ujar Lanny.
Dia merasa bisa cepat berinteraksi dengan anak inklusi karena memiliki dua sahabat dekat yang juga inklusi. Saat ini Lanny aktif dalam Komunitas Aksi Tuli Sidoarjo. Baginya, seorang model harus bisa membawa pengaruh positif bagi orang lain. ”Mereka juga pasti mendoakan aku,” kata Lanny. (*/c6/pri)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
