
Suasana Lebaran di RSUD dr Soetomo; TETAP BANYAK: Sejumlah pasien mendapat perawatan Sabtu (1/7) di IGD RSUD dr Soetomo, Surabaya.
Selama libur Lebaran 2017, pihak RSUD dr Soetomo tidak pernah sepi pasien. Selama seminggu mulai 23 Juni hingga 1 Juli, tim dokter melakukan operasi besar terhadap 55 orang pasien atau rata-rata delapan pasien setiap hari. Belum lagi operasi minor dan perawatan lainnya.
MENJADI rumah sakit rujukan terbesar di wilayah timur Indonesia membuat RSUD dr Soetomo tidak pernah sepi pasien. Termasuk saat Lebaran. Meski hanya membuka pelayanan di ruang instalasi gawat darurat (IGD), pasien tetap silih berganti keluar masuk ruang tindakan. Ada yang datang karena kecelakaan, sesak napas, terluka bakar, sakit jantung yang kambuh, dan berbagai keluhan lain.
Misalnya, yang dialami Satimah. Dia merupakan pasien rujukan dari RSUD Bangkalan, Madura. Ketika datang, kondisi perempuan 44 tahun itu tampak lemah karena sakit jantung yang dideritanya. Dia sempat tidak sadarkan diri ketika tiba di ruang IGD RSUD dr Soetomo.
Kecemasan menyelimuti keluarga yang mengantar. Air mata tak lagi dapat dibendung. Doa pun terus dipanjatkan untuk kesembuhan dan keselamatan ibu satu anak tersebut. Kabar baik akhirnya datang. Seorang perawat memberi tahu bahwa Satimah telah sadar. Sang suami langsung menghambur ke ruang penanganan.
”Semoga lekas membaik dan bisa segera pulang,” ucap Siha, kakak kandung Satimah, dengan berurai air mata. Dia menceritakan, adiknya ditangani dengan jalur umum, bukan jaminan kesehatan lain. Alasannya, sang adik dapat segera ditangani. Harga mahal tidak menjadi masalah.
Selain Satimah, ada 322 pasien lain yang masuk rumah sakit (opname) pada 23–30 Juni. Sementara itu, ada 93 orang yang harus masuk ruang resusitasi. Yakni, mereka yang memiliki tingkat kegawatan paling darurat. Operasi terus dijalankan meski tidak sebanyak hari biasa. ”Selama libur Lebaran, kami memiliki program operasi over night surgery (ONS) di kamar operasi IGD. Jadi, tindakan operasi tetap dilakukan jika ada pasien yang memang harus segera mendapat penanganan,” ungkap Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD dr Soetomo dokter Tri Wahyu Martanto SpOT (K) Sabtu (1/7). Program tersebut diterapkan agar tidak terjadi penumpukan pasien di ruang rawat inap.
Sementara itu, hanya ada dua korban mercon yang dioperasi pada musim Lebaran ini. ”Keduanya adalah anak-anak. Yang satu harus diamputasi karena telunjuknya sudah hancur. Sementara itu, yang satu masih bisa diperbaiki sehingga tidak perlu diamputasi,” jelasnya. Selain bedah, RSUD dr Soetomo tetap melayani pasien hemodialisis. ”Sehari sekitar 90 pasien datang ke ruang hemodialisis,” lanjutnya.
Jumlah pasien bedah yang harus diopname melalui poliklinik atau instalasi rawat jalan juga dikurangi. Tujuannya, mengantisipasi adanya lonjakan pasien yang harus menjalani rawat inap lewat IGD.
Program tersebut, sepertinya, berhasil membuat ruang rawat inap tampak lengang. Koridor yang biasanya penuh dengan lalu-lalang para penunggu pasien memang terlihat begitu sepi. Hanya satu dua orang yang duduk di selasar lorong ruang rawat inap. ”Tapi, nanti Senin kemungkinan mulai penuh. Sebab, pasien dari poli rawat jalan sudah masuk lagi sesuai daftar tunggunya,” imbuhnya. (dwi/lau/c16/ano)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
