Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 1 Mei 2017 | 15.06 WIB

Harun Sulianto, Satu di Antara Tiga Kadivpas Terbaik

Harun Sulianto, Satu di Antara Tiga Kadivpas Terbaik; APRESIASI Harun Sulianto menerima penghargaan dari Menkum HAM Yasonna H. Laoly. - Image

Harun Sulianto, Satu di Antara Tiga Kadivpas Terbaik; APRESIASI Harun Sulianto menerima penghargaan dari Menkum HAM Yasonna H. Laoly.



Bukan perkara mudah mengurus lebih dari 20 ribu tahanan dan narapidana. Apalagi dengan tantangan menghadapi penyelundupan narkoba. Kerja keras Kadiv Pemasyarakatan Kanwil Kemenkum HAM Jatim Harun Sulianto kini berbuah penghargaan.



FAJRIN MARHAENDRA BAKTI



HARUN baru saja tiba dari Jakarta saat menemui Jawa Pos di Kanwil Kemenkum HAM Jatim pada Jumat siang (28/4). Namun, raut lelah sama sekali tidak tampak di wajah Harun. Tertutupi dengan bahagia yang sedang dirasakan.


Pria kelahiran Belinyu, Bangka, tersebut memang pantas berbahagia. Sehari sebelumnya, dia menerima penghargaan sebagai satu di antara tiga Kadivpas terbaik se-Indonesia. Dua lainnya adalah Kadivpas Sumatera Utara dan DKI Jakarta. ”Waduh, piagam penghargaannya tertinggal di bandara (Bandara Soekarno-Hatta, Red),” celetuk Harun setelah menerima telepon dari petugas keamanan Bandara Soekarno-Hatta.


Insiden piagam tertinggal seolah melengkapi cerita di balik penerimaan penghargaan itu. Sebelumnya, Harun sempat enggan berangkat untuk menerima penghargaan yang diserahkan langsung oleh Menkum HAM Yasonna H. Laoly dalam upacara peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-53 pada Kamis (27/4) di Jakarta.


Alasannya, dia belum menemukan alasan kenapa harus memenangi penghargaan itu. Indikator penilaiannya tidak disebutkan sebelumnya. ”Namun, setelah itu, saya diberi tahu Kabag kepegawaian. Jadi, saya mau berangkat,” tutur pria 52 tahun tersebut.


Begitu pula saat hendak meninggalkan ibu kota pada Jumat pagi. Harun sempat bercanda dengan salah seorang anak buahnya. Dalam percakapan via telepon itu, mantan Kadivpas Kalimantan Selatan tersebut menyatakan bahwa bisa jadi piagam penghargaan yang diterima tidak sampai mendarat di Jatim jika pelayanan di UPT kendur. ”Jadi, sudah ada semacam firasat buruk,” selorohnya, lalu tertawa.


Ditambah, setelah itu, Harun sibuk menerima laporan dari beberapa kepala UPT yang dibawahkan. ”Tiap kepala UPT, laporannya bermacam-macam, banyak. Kan saya harus periksa satu-satu,” terangnya.


Tak pelak, saat tiba-tiba ada panggilan untuk boarding, dia terperanjat. Lantaran tergesa-gesa, Harun hanya menyambar jas yang ditaruh di sampingnya. Ndilalah, piagam penghargaan berada di bawah jas tersebut. Namun, nasib baik masih menaunginya. Piagam yang tersimpan dalam kotak berukuran 40 x 40 sentimeter itu ditemukan petugas bandara.


Selama ini Harun memang dikenal dengan kerjanya yang serbacepat. Setiap kejadian atau masalah selalu dikomunikasikan pada detik itu juga. Komunikasinya dengan pemerintah pusat cukup lancar. ”Tengah malam pun langsung saya laporkan. Telepon genggam saya aktif 24 jam,” tuturnya.


Hal tersebut dilakukan sejak masih menjabat Kadivpas Kalimantan Selatan, lalu berlanjut ke Jatim. Dia sering melakukan terobosan-terobosan. Misalnya, keterbukaan informasi kepada publik. Masing-masing kepala rutan dan lapas diberi pelatihan kehumasan dasar. Tujuannya, mereka tidak canggung berhadapan dengan awak media. ”Itu sebagai usaha untuk melakukan keterbukaan kepada publik agar kinerja kami bisa dikontrol publik,” tegasnya.


Hasilnya, para kepala rutan dan lapas mulai terbiasa bertemu dengan media. Mereka tidak lagi perlu memohon petunjuk Kadivpas. Hal berbeda lainnya, Harun membuka pintu selebar-lebarnya kepada masyarakat. Setiap masyarakat yang mengeluhkan pelayanan lembaga pemasyarakatan selalu direspons meski tidak berkaitan dengan UPT yang ditangani. ”Kemarin ada orang Medan yang mengadu. Saya tetap terima. Saya sampaikan kepada kawan saya di sana,” jelasnya.


Pantaslah jika Harun diganjar penghargaan atas keberhasilannya dalam melaksanakan tugas selama di Kalimantan Selatan dan Jawa Timur. Kinerjanya dinilai sebagai Kadivpas yang progresif, responsif, dan inovatif.

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore