Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 24 Agustus 2017 | 02.21 WIB

Ahmad Irwan, Inovator Kopiah Kreator Songkok Bergambar Tematis

BERCAHAYA: Ahmad Irwan menunjukkan kopiah hasil inovasinya. - Image

BERCAHAYA: Ahmad Irwan menunjukkan kopiah hasil inovasinya.

Gresik dan kopiah sangat identik. Selain perusahaan-perusahaan besar dengan produk bermerek, banyak perajin kecil yang bermunculan. Salah satunya Ahmad Irwan. Dia inovator kopiah.


ARIS IMAM MASYHUDI, Gresik


DI RUANG tamu rumahnya, kawasan Kalitutup, Irwan tampak tengah santai pada Minggu (13/8). Sambil beristirahat, dia mengamati songkok-songkok buatannya. Sebagian besar berwarna dasar hitam. Seperti peci atau kopiah umumnya.


Cuma, bukan sekadar hitam. Peci-peci itu dihias warna-warni. Hiasannya pun tidak biasa. Ada gambar-gambar yang terangkai. Bercerita pula. Tematis. Ada songkok bertema kondisi lalu lintas, mobil-mobilan, jalan, hingga lampu lalu lintas.


Ada juga tema tokoh kartun. Songkok itu khusus anak-anak usia TK-SD. Songkok gambar (sogam) tersebut sedang populer di Kota Pudak. Anak-anak sangat suka.


Lagi-lagi, Irwan menambahkan aksesori unik sebagai daya tarik. Bocah-bocah semakin suka kopiah buatannya. Apa itu? Songkok inovasi terbaru ala Irwan tersebut dilengkapi lampu. Jadi, kalau dipakai malam, kopiahnya bercahaya. Ternyata, Irwan memasang lampu mini warna-warni di sisi kiri-kanan kopiah. Lampu itu dinyalakan dengan baterai mini.


”Ini hasil uji coba yang kedua,” katanya sambil menunjukkan salah satu kopiah yang bersinar itu. Irwan yang dibantu mahasiswa Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) melakukan uji coba berkali-kali. Termasuk dalam memilih sumber energi lampu kopiah.


Pernah dicoba baterai ponsel. Hasilnya tidak praktis dan berefek bagi pemakainya. Baterai mini lebih tepat. Karya Irwan pun semakin populer. Songkok bergambar sekaligus bersinar.
”Inovasi songkok sebenarnya tidak mudah. Sebab, desain songkok sudah pakem,” kenang pria 42 tahun itu.


Lelaki kelahiran Bogor, Jawa Barat, tersebut membuat sogam sejak 1996. Awalnya, coba-coba membuat gambar berupa logo-logo di beberapa songkok. ”Inovasi itu lalu saya kenalkan lewat pameran-pameran,” katanya.


Bapak empat anak itu mendapat inspirasi saat mengikuti pameran pada 1998. Dia memperkenalkan sogam dengan logo mirip Naruto, tokoh kartun asal Jepang. Ternyata, respons pengunjung dan anak-anak luar biasa. ”Dari situ, saya baru sadar anak-anak suka dengan songkok model ini,” katanya.


Dari sogam biasa, Irwan membuat songkok dengan gambar tematis. Hasilnya sukses. Di berbagai pameran, peci buatannya laris. Malah ada sejumlah sekolah di Kota Pudak yang menggunakan sogam Irwan sebagai peci seragam siswa.


Pernah juga dia terkena insiden. Dalam sebuah pameran di Jogjakarta, Irwan memamerkan kopiah bergambar dua anak kecil berpeci. Sejumlah orang berkali-kali datang. Kemudian, seorang lelaki berlogat Melayu datang. Katanya orang Malaysia.


”Sogam saya dianggap mirip gambar Upin-Ipin. Saya diminta tidak menjualnya,” katanya. Dengan berlagak seolah sebagai pemilik hak cipta, orang itu menganggap perajin Gresik tersebut membajak gambar dua bocah gundul itu.


Irwan tegas membantah anggapan tersebut. Dia menyebut gambar anak-anak buatannya di kopiah itu murni anak kecil berkopiah. ”Saya juga bilang, Indonesia punya tokoh kartun seperti itu. Ada Unyil, Usrok. Desain buatan saya lebih mirip itu. Bukan Upin-Ipin,” katanya. Irwan tidak meniru kartun asal Malaysia tersebut.

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore