
Pemain film
JawaPos.com - Dalam film terbarunya, Dancing in the Rain, Aktris senior Christine Hakim memiliki emosi yang berbeda dari film sebelumnya. Bahkan, film ini memberikan makna bagi kehidupannya yang memang tidak mempunyai anak.
Christine Hakim berperan sabagai nenek Dimas Anggara dalam film terbaru, Dancing in the Rain. Bagi Christine Hakim, tak banyak film yang mengisahkan tentang anak berkebutuhan khusus di Tanah Air. Oleh karenanya ketika kali pertama ditawari untuk bermain dalam Dancing in the Rain, Christine Hakim tak perlu pikir panjang.
"Jujur saja yang membuat saya passionate di film ini adalah motivasi yang kuat tentang anak-anak yang berkebutuhan khusus yang sudah menjadi concern saya selama bertahun tahun," ujar Christine Hakim di Plaza Senayan, Jakarta Pusat, (11/10).
Selain itu, perannya sebagai orangtua sangat bermakna baginya. Terlebih yang dalam kehidupan nyata ia memang tidak memiliki anak kandung. Sehingga Dancing in The Rain pun berarti banyak bagi perempuan berusia 61 tahun itu.
"Peran ini punya makna sendiri bagi saya, karena kan dalam kehidupan nyata saya nggak punya anak biologis, jangankan cucu," sambungnya.
Untuk itu, jalinannya yang terjadi dengan Dimas Anggara selama syuting pun menumbuhkan rasa sayang. Dimas Anggara sendiri berperan sebagai anak berkebutuhan khusus yang dirawat oleh neneknya (Christine Hakim).
Menurutnya, karakter Dimas Anggara yang sangat mudah bersahabat dengan semua orang juga memudahkan dirinya berperan. Terlebih, akting Dimas Anggara sebagai anak berkebutuhan khusus terlihat alami dan tidak memaksa.
"Karena Dimas begitu humble, loveble, santun, jadi sayang saya ke dia nggak dibuat buat, jadi luar biasa," ucap Christine tentang lawan mainnya di film produksi Screenlay Films dan Legacy Pictures itu.
Film Dancing in The Rain rencananya akan tayang di bioskop-bioskop Tanah Air mulai 18 Oktober 2018.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
