
Photo
JawaPos.com - Sinematografer senior Hasan Basri Jafar sudah jarang sekali menjadi pemberitaan media. Padahal dari tangannya dengan berkolaborasi bersama sejumlah sutradara hebat, lahir sejumlah film fenomenal pada masa lampau.
Beberapa film garapannya antara lain film berjudul Penghianatan 30 S PKI, DJakarta 1966, Ali Topan Anak Jalanan, Bandit-bandit Internasional, Anna Maria, Bawalah Aku Pergi, Sembilan Wali, Penumpasan Sisa-sisa PKI Blitar Selatan (Operasi Trisula) dan sejumlah judul film lainnya.
Humas PARFI yang sempat menjenguk Hasan Basri Jafar ke kediamannya mengungkapkan, kondisi Hasan Basri Jafar masih sehat di usianya yang sudah memasuki 80 tahun.
"Tentu saya merasa bangga masih bisa bersua dengan sosok paman sekaligus senior di dunia sinematografi perfilman nasional. Kami sama-sama kelahiran Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu," kata Evry Joe dalam keterangannya, Senin (7/11).
Kondisi yang masih sehat membuat Hasan Basri Jafar dapat menjalin komunikasi sangat baik dan apa yang dibicarakan peraih penghargaan Fotografi Terpuji pada Festival Film Bandung tahun 1989, lewat film Djakarta 1966 terdengar dengan sangat jelas.
"Beliau menceritakan pengalamannya disaat masih aktif sebagai sinematografer perfilman Indonesia dari tahun 1965 hingga menjadi pegawai di Perusahaan Film Negara (PFN)," paparnya.
Evry Joe mengungkapkan, pengalaman berkesan dirasakan Hasan Basri Jafar saat dia berkolaborasi bersama sejumlah tokoh besar tanah air. Misalnya dengan Arifin C. Noer, Nasri Ceppy, Rhoma Irama, dan sebagainya.
"Kerinduan beliau pada dunia sinematografi sangat lah besar terpancar dari cerita sederatan judul film nasional yang sudah beliau kerjakan, agar bisa menjadi tontonan dan juga tuntunan," jelasnya.
Evry Joe juga mengatakan, Hasan Basri Jafar mengaku sangat bangga atas kerja keras dan kreativitas sineas-sineas muda sekarang, dimana mereka berhasil melahirkan karya-karya menarik sekaligus mengagumkan.
"Harapan beliau semoga perfilman Indonesia bisa terus maju dan berkembang hingga ke manca negara," tandasnya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
