
Wulan Guritno cinta terhadap kucing. (Aginta Kerina Barus/JawaPos.com)
JawaPos.com - Wulan Guritno dan suaminya Adilla Dimitri masih berhubungan baik kendati rumah tangga mereka dipertaruhkan di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Pasangan ini pun masih tinggal satu rumah sampai sekarang.
"Mereka baik baik saja nggak ada ribut ribut atau apa. Mereka juga masih tinggal serumah," ujar kuasa hukum Wulan Guritno, Ficky Fernando, di Pengadilan Agama Jakarta Selatan Kamis (25/3).
Hubungan yang baik antara Wulan Guritno dan Adilla Dimitri membuat proses perceraian mereka tidak terlalu memberikan dampak negatif ke anak. Ficky Fernando menyatakan, anak-anak Wulan dan Adilla Dimitri dalam keadaan baik dan sehat.
Baca Juga: Ceraikan Adilla Dimitri, Wulan Guritno Akui Hubungannya Baik-baik Saja
Ficky enggan mengungkapkan penyebab perceraian diajukan ke suami oleh pemilik nama lahir Sri Wulandari Lorraine Joko Guritno. Untuk membongkar hal itu ke publik, dianggap masih terlalu dini. Dia pun meminta menunggu proses persidangan terlebih dahulu.
"Mungkin setelah putusan nanti kita cerita. Mungkin Mbak Wulan mau kasih tahu," ucapnya lebih lanjut.
Sidang hari ini adalah pemanggilan pihak tergugat. Sama seperti sidang sebelumnya, Adilla Dimitri ataupun kuasa hukumnya tidak hadir ke persidangan. Alhasil, sidang pun terpaksa ditunda dua minggu ke depan.
Dari pihak Wulan Guritno, sudah dipersiapkan saksi untuk memberikan keterangannya di hadapan majelis hakim PA Jakarta Selatan. Dia adalah Pricillia Pullunggono, istri dari aktor Lukman Sardi.
"Mereka kan kerabat. Dan tahu apa yang terjadi antara Wulan dan Adilla," ucap Ficky berlalasan.
Rumah tangga Wulan Guritno dan Adilla Dimitri diketahui retak setelah 12 tahun membina rumah tangga. Pasangan ini menikah pada 27 Maret 2009 dan dikaruniai dua orang anak. Masing-masing bernama London Abigail Dimitri dan Jeremiah Alric Dimitri.
Wulan Guritno mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 25 Februari 2021 melalui kuasa hukumnya Ficky Fernando, S.H. Gugatan tersebut terdaftar dengan nomor perkara 916/Pdt.g/2021/PA.JS.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/dHj_tIuxZcU

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
