alexametrics

Gara-Gara Ikan Arwana, Eza Gionino Masih Alami Teror

22 November 2019, 21:02:25 WIB

JawaPos.com – Kasus dugaan penipuan penjualan ikan arwana jenis super red dan pengancaman yang dilakukan penjual Qory Supiandi, kepada aktor Eza Gionino memasuki babak baru. Pada Jumat (22/11), di kantor kuasa hukumnya, Henry Indraguna and Partners, di kawasan Jakarta Selatan, Eza menuturkan sudah ada dua saksi yang diperiksa oleh penyidik.

Eza mengatakan, kedua saksi tersebut berasal dari keluarga dan temannya. Keduanya mengetahui kronologis saat Qory menawarkan ikan. Kendati kepolisian telah melakukan langkah hukum dengan memeriksa saksi, Eza mengaku masih merasa resah.

“Sampai sekarang, kalau lagi di lokasi shooting sinetron, aku masih diteror. Dikirimi SMS dan ditelepon berulang kali,” katanya, Jumat (22/11) siang.

Bahkan, pesinetron 28 tahun itu mendapat pesan singkat berupa foto dirinya bersama istri dan anaknya yang dilingkari. Pesan tersebut juga menyatakan bahwa Eza dan keluarga akan disantet hingga mati perlahan-lahan.

Eza menuturkan dirinya hanya berniat membantu Qory dalam bisnis arwana. Karena Qory menyampaikan ingin mengembalikan nama buruk sebagai pedagang arwana dengan cara meng-endorsement artis. Qory memberi ikan tanpa perlu bayar.

Hanya saja, artis kelahiran Samarinda itu menolak. Dia tak ingin diberi arwana secara cuma-cuma. Akhirnya, keduanya menyepakati harga yang perlu dibayar yakni Rp 12 juta untuk dua ikan. “Qory mengaku ke saya kalau dia menjual ikan secara nakal sejak 2012,” ujar Eza.

Eza mengirimkan uang Rp 1,4 juta untuk keperluan biaya ekspedisi. Setelah ikan sampai, lanjut Eza, dirinya akan membayar penuh. Ternyata, arwana yang datang tidak sesuai dengan foto dan video saat ditunjukkan melalui WhatsApp. “Arwana ini cacat. Matanya aneh dan bibirnya tidak red,” tegas Eza.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Dimas Nur Aprianto



Close Ads