
Photo
JawaPos.com - Bunga Citra Lestari membawakan single bertajuk 'Kinari' karya Dee Lestari. Penyanyi yang akrab disapa BCL itu cukup antuasias saat mendapatkan tawaran tersebut.
Namun di sisi lain, ia juga sempat dilanda kekhawatiran.
"Sudah sekian lama aku menunggu bekerja sama dengan Dee Lestari. Tapi aku sempat ragu apakah aku bisa membawakan lagu ini sesuai dengan ekspektasi penciptanya," kata Bunga Citra Lestari dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Selasa (21/12).
BCL mengaku dirinya berusaha menghayati isi dari lagu itu. Ia pun berusaha menangkap pesan dan isi lagunya dengan cara mendengarkan secara terus menerus sebelum memulai proses rekaman.
BCL juga mengaku senang sekali karena ternyata lagu 'Kinari' di tangannya mendapat sambutan positif dari Dee Lestari. Penulis sekaligus penyanyi itu puas dengan hasilnya. BCL dinilai mampu menyampaikan pesan apa yang diinginkannya kepada para pendengar.
"Itu berkat dukungan dari orang-orang terdekat dan Dee Lestari sendiri," kata BCL lebih lanjut.
Lagu 'Kinari' sejatinya sudah sempat dibawakan oleh musisi senior Iwan Fals dalam versi Yuda Alexander sesuai dengan karakter dalam buku Rapijali. Bunga Citra Lestari menyanyikan lagu 'Kinari' dalam versi Lovinka Alexander alias Ping, sang karakter utama. Dalam perjalanan ceritanya, Ping menyanyikan Kinari saat ia telah memapankan posisinya sebagai penyanyi pendatang baru di Tanah Air.
Dee Lestari mengatakan, lagu ini sejak awal memang diniatkan akan dibawakan dalam dua versi. Versi pertama dari perspektif seorang ayah yang bernyanyi untuk anaknya. Sementara dalam versi kedua adalah seorang anak yang bernyanyi kepada ibunya.
Ia juga mengungkapkan, ia sejak awal memang menginginkan BCL untuk menyanyikan lagu itu. "Penampilan BCL semakin bagus dari waktu ke waktu. Aku punya selera spesifik terkait vokalis perempuan dan Bunga Citra Lestari adalah salah satu yang ku suka," beber Dee Lestari.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
