
Photo
JawaPos.com - Desainer Ivan Gunawan memastikan bahwa dirinya masih tetap mengeluarkan produk terbaru meskipun pandemi Covid-19 melanda. Dia bersyukur masih bisa membagi waktu antara pekerjaan di televisi dan pekerjaannya sebagai seorang desainer.
"Ya nggak ada masalah. Karena syuting juga bukan tipe yang terlalu banyak program, cuma Brownies aja. Jadi masih bisa ada waktu," ujar Ivan Gunawan saat ditemui di bilangan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (14/12).
Pria yang akrab disapa Igun itu mengungkapkan, selama pandemi Covid-19 dirinya nyaris tidak mau melayani order dari kalangan artis. Dia lebih fokus pada order dari kalangan non artis dan berusaha terus melebarkan market kendati situasi pada masa pandemi tentu tidak mudah.
"Kalau teman artis jarang saya layani sih. Klien saya Alhamdulillah juga bukan dari kalangan artis. Ya karena ini zaman lagi pandemi. Kalau artis kan mintanya endorse ya saya jarang dapat uang dong," aku Ivan Gunawan berterus terang.
Igun mengakui bujet untuk promosi dan publikasi dipangkasnya demi tetap bisa bertahan di tengah situasi sulit. Ivan Gunawan lebih memorioritaskan menggaji 50 lebuh karyawannya daripada melakukan promosi dengan mengendorse artis.
"Karena pegawai dan segala macamnya harus terus berjalan. Jadi ya di 2020 ini memang gak ada bujet untuk melakukan publikasi dengan selebriti," ucapnya.
Lebih lanjut dikatakan Ivan Gunawan, pandemi cukup memukul mundur bisnis fashionnya. Itu karena pernikahan di tahun ini juga angkanya menurun dibanding tahuh-tahun sebelumnya. Sementara produk fashion Igun banyak membuat gaun buat pesta dan perikahan.
"Kita lihat di 2020 ini kan menurun signifikan jumlah orang yang menggunakan busana pesta dan perkawinan. Jadi ya gimana caranya supaya pegawai saya bisa tetap survive, gajian tepat waktu, berlebaran, dan nanti bisa Natalan," paparnya.
Kendati situasi cukup sulit, Ivan Gunawan berusaha optimis dengan keadaan. Igun berusaha mencari peluang dan kesempatan yang ada untuk tetap memasarkan produknya. "Jadi pintar-pinta kita aja cari peluang," katanya.
Ivan Gunawan bersyukur sampai saat ini ia tidak mengurangi jumlah karyawannya. Igun juga memastikan dirinya juga tidak memotong gaji mereka.
"Alhamdulillah sampai Desember bisa survive ya. Itu aja sih yang saya syukuri," tandas Ivan Gunawan.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=tbBNiL4st4w

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
