
Dhawiya Zaida (tengah) dan Muhammad (kiri), saat ditetapkan sebagai tersangka kasus penyalahgunaan narkoba, Sabtu (17/2).
JawaPos.com - Artis yang tengah terjerat kasus penyalahgunaan narkoba, Dhawiya Zaida harus ditinggal pengacaranya, Zecky Alatas. Pria yang diketahui adalah kakak iparnya tersebut mendadak mundur sebagai kuasa hukum.
Zecky mengungkapkan alasannya mundur sebagai kuasa hukum Dhawiya dan tunangannya, Muhammad, lantaran komunikasi buruk dengan ibu mertuanya, Elvy Sukaesih.
"Mulai hari ini saya mengundurkan diri sebagai penasihat hukum Dhawiya cs karena sudah tidak ada komunikasi yang baik, kehilangan kontak dengan orang tua klien saya," tutur Zecky Alatas saat menggelar jumpa pers di kediamannya, kawasan Cawang, Jakarta Timur, Kamis (14/6).
Selama ini, lanjut Zecky, dirinya selalu tidak menemukan kesepakatan dengan Elvy Sukaesih dalam menyelesaikan kasus Dhawiya Zaida.
"Kalau untuk Dhawiya dan Muhamad saya selalu jumpa dengan mereka. Di Rutan Polda dan Rutan Pondok Bambu. Kalau untuk klien tidak ada masalah. Sangat korperatif," jelasnya, sebagaimana ditulis jpnn.
Oleh karena itu, Zecky menduga ada orang ketiga yang memengaruhi Elvy Sukaesih sehingga komunikasinya tidak berjalan lancar.
Sebagaimana diketahui Putri Elvy Sukaesih itu ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus kepemilikan narkoba. Selain Dhawiya, polisi juga menetapkan kakak dan kaka iparnya, Syehan dan Chauri Gita, serta tunangannya Muhammad sebagai tersangka.
Dhawiya Zaida diamankan di kediamannya, Cawang, Jakarta Timur, pada 16 Februari 2018. Dalam penangkapan itu, polisi menyita barang bukti narkoba jenis sabu seberat bruto 0,45 gram dan 0,49 gram atau total sekitar 1,32 gram plus alat isap sabu bekas pakai.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
